Suara.com - Kekalahan 1-3 Timnas Indonesia U-23 dari Arab Saudi menjadi gunjingan. Tapi, hasil ini bisa dibilang mending jika mengingat ada negara ASEAN kalah dengan skor lebih telak dari The Green Falcons.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-23 harus menelan kekalahan dalam laga uji coba kontra Arab Saudi di Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (5/4) malam waktu setempat.
Di laga tersebut, sejatinya skuad Garuda Muda bisa mengimbangi lawannya tersebut di paruh pertama dengan skor 1-1.
Tapi di babak kedua, Timnas Indonesia U-23 justru harus kebobolan dua gol tambahan dari Arab Saudi masing-masing di menit ke-58 dan 89.
Hasil tersebut tak disambut dengan ketidakpuasan Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas Indonesia U-23. Ia menyebut laga ini sebagai laga untuk mengecek kondisi pemain.
Baca Juga: Minat Jadi WNI, Gelandang Premier League Buka Suara soal Kedatangan ke Indonesia
Meski tidak puas, Shin Tae-yong menyebut bahwa kualitas dan intensitas pertandingan kontra Arab Saudi tak terlalu buruk.
“Secara isi pertandingan tidak terlalu jelek,” ujar pria yang juga berstatus pelatih Timnas Indonesia senior itu.
Senada dengan Shin Tae-yong, kekalahan dari Arab Saudi ini sejatinya tak seburuk bayangan pecinta sepak bola Tanah Air.
Baca Juga: Tak Puas Ditumbangkan Arab Saudi, Shin Tae-yong Ungkap PR Timnas Indonesia
Selain kualitas Arab Saudi yang mumpuni, tim berjuluk The Green Falcons itu punya rekam jejak apik di laga-laga internasional.
Salah satunya adalah saat membantai salah satu negara ASEAN atau Asia Tenggara dengan skor telak, yakni Kamboja.
Bantai Kamboja hingga Vietnam
Mundur ke tahun 2023 kemarin, Arab Saudi menghadapi wakil ASEAN, yakni Kamboja, di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Dalam laga yang berlangsung di Yordania pada 12 September 2023 itu, Arab Saudi menang telak atas Kamboja dengan skor 6-1.
Saat itu, Kamboja sempat menggebrak dengan mencetak gol cepat lewat Sa Ty di menit ke-5. Tapi tak berselang lama, Arab Saudi mampu membalikkan keadaan.
Berita Terkait
-
Tak Puas Ditumbangkan Arab Saudi, Shin Tae-yong Ungkap PR Timnas Indonesia
-
Pantas Saja Timnas Indonesia U-23 Kalah, Arab Saudi Berstatus Juara Bertahan Piala Asia U-23
-
Kebobolan 3 Gol, Bukti Masih Rapuhnya Lini Pertahanan Timnas Indonesia U-23
-
PSM Makassar dan Persija Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship 2024
-
Jelang Uji Coba Lawan UEA, Shin Tae-yong Instruksikan Timnas Indonesia U-23 Main Serius
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan