Suara.com - Calvin Verdonk buka suara soal keputusannya ingin dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Secara blak-blakan, keputusannya ini disebut pilihan realistis.
Realitas yang dimaksud adalah kesadaran Verdonk akan peluangnya membela Belanda di level senior hampir sepenuhnya tertutup.
Dilansir dari media Belanda, Voetbal International, Verdonk menyebut bahwa alasan terkuat dirinya memilih membela Timnas Indonesia adalah sudah tidak mungkin lagi membela Oranje.
Baca Juga: Qatar Tunjukkan Tajinya, Kalahkan Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia U-23
“Saya harus jujur kepada diri saya sendiri. Saya tidak akan punya kesempatan lagi untuk masuk ke Timnas Belanda," ungkap Calvin Verdonk.
"Usia saya sekarang hampir mencapai 27 tahun, sehingga itu (memakai jersey Belanda) sangat tidak realistis." jelasnya.
Sebagai calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia selanjutnya, Calvin Verdonk termasuk pemain Grade A. Ia membela klub Eredivisie Belanda, NEC Nijmegen.
Musim ini ia selalu tampil dalam 28 pertandingan Eredivisie dengan catatan 2 gol dan 2 assist. Torehan yang impresif bagi pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu.
Baca Juga: Qatar Tunjukkan Tajinya, Kalahkan Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia U-23
Di level junior, Calvin Verdonk kerap menjadi andalan Timnas Belanda. Ia sudah membela tim kelompok umur Belanda dari U-15 hingga U-21.
Verdonk bahkan tampil di kejuaraan-kejuaraan resmi. Ia menjadi runner-up Euro U-17 2014 bersama Belanda U-17, lalu tampil di Euro U-19 2016.
Namun demikian, kariernya di level junior yang cukup impresif itu tidak mampu membawa Calvin Verdonk dilirik untuk tampil di tim senior Belanda.
Oleh karena itu membela Timnas Indonesia kini menjadi pilihan realistis buat Calvin Verdonk yang mulai memasuki usia emas.
Terlebih Timnas Indonesia disebut masih punya peluang besar untuk tampil di Piala Dunia mengingat saat ini berpotensi lolos ke babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Qatar Tunjukkan Tajinya, Kalahkan Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia U-23
-
Sudah Digendong Thom Haye, SC Heerenveen Kalah Dramatis dari FC Utrecht
-
Kisah Indonesia, Jatuhkan Vietnam dari Jajaran Tim Elit Asia Hanya dalam Waktu 3 Bulan Saja
-
Jens Raven Akui Sudah Komunikasi dengan PSSI, Ingin Segera ke Indonesia
-
Pemain Rp 104,29 Miliar Beri Kode untuk Dinaturalisasi Jadi WNI, Bakal Jadi yang Termahal Sepanjang Sejarah
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU
-
Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik
-
Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati
-
Fajar Emas Kembali Menyapa: Bromo Resmi Dibuka Besok Setelah 13 Hari Melawan Api
-
Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki
-
Kabar Baik dari Italia, Jay Idzes Gabung Timnas Indonesia Satu Minggu Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026
-
Istri Dikta Umur Berapa? Ini Profil dan Pekerjaan Rachel Florencia
-
Bakom Ungkap Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran Negara hingga Rp 200 Triliun
-
Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan
-
Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta