Suara.com - Sebelum Piala Asia U-23 2024 dimulai, Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia U-23, telah memutuskan untuk mencoret enam pemain dari skuadnya. Meskipun beberapa di antaranya adalah pemain reguler, namun mereka tidak akan dibawa dalam turnamen yang akan segera berlangsung.
Pemusatan latihan (TC) dilakukan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), dengan melibatkan 28 pemain. TC tersebut merupakan bagian dari persiapan tim selama 10 hari mulai dari 2 April 2024, menjelang kick-off turnamen.
Namun, dalam proses seleksi tersebut, beberapa pemain harus dieliminasi dengan alasan yang berbeda-beda. Shin kemudian menggantikan mereka dengan pemain lain agar skuad tetap terjaga dengan jumlah 28 orang.
BACA JUGA: Drama 5 Gol di Paris, Barcelona Permalukan PSG
Dari 28 pemain tersebut, Shin akan memilih 23 pemain terbaik yang akan mewakili Indonesia dalam Piala Asia U-23 2024. Di antara 23 pemain tersebut, setidaknya tiga di antaranya harus berperan sebagai penjaga gawang.
Setelah diumumkan melalui situs AFC, daftar pemain yang akan berlaga dalam Piala Asia U-23 2024 telah ditetapkan oleh setiap negara peserta.
Timnas Indonesia sendiri telah menentukan 23 nama yang akan bertanding di Qatar mulai dari 15 April hingga 3 Mei 2024.
Dari daftar awal tersebut, enam pemain harus rela meninggalkan skuad.
BACA JUGA: Link Live Streaming Atletico Madrid vs Borussia Dortmund di Liga Champions, Segera Berlangsung
Baca Juga: 3 Penyerang Lawan Paling Mengerikan Buat Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024
Mereka adalah Erlangga Setyo, Alfeandra Dewangga, Haykal Alhafiz, Rifky Dwi, Nathan Tjoe-A-On, dan Elkan Baggott.
Dewangga masih dalam proses pemulihan pascaoperasi, sementara Baggott dan Nathan tidak diizinkan meninggalkan klub mereka. Ketiganya pun absen dalam TC di Dubai sejak awal.
Oleh karena itu, Haykal, Erlangga, dan Rifky Dwi harus rela meninggalkan skuad setelah menjalani TC selama 10 hari.
Apakah mereka akan kembali ke Indonesia atau tetap tinggal di Dubai dan Qatar, masih menjadi pertanyaan.
Shin mengakui bahwa skuad masih bisa mengalami perubahan hingga satu hari sebelum pertandingan.
Hal serupa terjadi pada Piala Asia 2023 di mana pemain-pemain pun bisa ditambahkan atau dieliminasi pada menit-menit terakhir.
Piala Asia U-23 2024 sendiri akan berlangsung dari 15 April hingga 3 Mei di Qatar.
Indonesia tergabung dalam Grup A bersama dengan Timnas Yordania U-23, Timnas Australia U-23, dan Timnas Qatar U-23. Target tim Garuda Muda adalah untuk melaju ke babak perempat final atau bahkan lolos dari fase grup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bawa Undangan Sidang Tahunan, Pimpinan MPR Sambangi Istana Temui Prabowo
-
Tukin TNI Naik, Jangan Sampai Masih Ada Prajurit Langgar Hukum
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani