Suara.com - Nasrullo Kabirov, memiliki sejarah kontroversial meskipun statusnya merupakan sebagai seorang wasit yang berlisensi FIFA dan dipercaya ikut serta memimpin laga di Piala Asia U-23 2024.
Ketika memimpin pertandingan antara Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Qatar U-23 dalam Piala Asia U-23 2024, dia membuat beberapa keputusan yang merugikan Timnas Indonesia.
Salah satunya adalah memberikan kartu kuning kedua kepada Ivar Jenner, yang berujung pada kartu merah, serta terlihat enggan mengusir bek Qatar U-23, Saifeldeen Hassan Fadlalla, yang melakukan pelanggaran keras.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Jelang Barcelona vs PSG di Liga Champions, Blaugrana di Atas Angin
Ternyata, apa yang dilakukan oleh Nasrullo di laga tersebut bukan hal yang mengejutkan karena ternyata dia memiliki beberapa catatan kelam di masa lalu.
Masa Lalu Kelam
Pada 3 Januari 2015, media Tajikistan, Ozodagon, melaporkan bahwa Nasrullo Kabirov termasuk dalam daftar 12 pengadil pertandingan asal Tajikistan yang berlisensi FIFA.
Kabirov telah menjadi wasit FIFA sejak 2013, ketika usianya baru 28 tahun. Namun, dua tahun kemudian, ia diskors oleh Federasi Sepak Bola Tajikistan (FFT) setelah memimpin pertandingan di Liga Tajikistan.
Pada 15 Mei 2015, Departemen Wasit FFT menyimpulkan bahwa Nasrullo Kabirov tidak mampu mengendalikan disiplin pemain, jalannya pertandingan, dan waktu permainan berdasarkan laporan match commissioner.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Bhayangkara FC Ngamuk Habisi Persik 7-0, Matias Mier Hat-trick
Pada 2017, Kabirov kembali dibekukan oleh FFT dari Maret hingga Mei karena mendapat nilai D dari Komite Wasit FFT dalam pertandingan antara FC Istiklol dan Regar-TadAZ Tursunzoda di Piala FFT.
FFT menyatakan bahwa Kabirov membuat keputusan yang salah dan tidak memberikan hukuman yang tepat terhadap pelanggaran yang terjadi, yang memengaruhi hasil pertandingan.
"Sebagai konsekuensinya, Komite Wasit FFT mencabut lisensi wasit FIFA Nasrullo Kabirov hingga 10 Mei 2017," kata FFT.
Pada tahun 2022, Kabirov dikenai hukuman lagi oleh FFT karena banyak kesalahan yang dilakukannya saat memimpin pertandingan antara FK Khujand dan FK Fayzkand di Liga Tajikistan, yang berujung pada kemenangan 3-0 untuk FK Khujand.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus TPPU yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh