Suara.com - Ulah salah seorang netizen Indonesia di media sosial (medsos) membuat geram usai laga Timnas Indonesia U-23 melawan Korea Selatan dalam perempatfinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Qatar, pada dini hari, Jumat (26/4/2024).
Adalah bomber Persis Solo, Arkhan Kaka yang mendapatkan serangan melalui direct message (DM) Instagram. Padahal, penyerang berusia 17 tahun itu tak mengikuti turnamen tersebut.
"Netizen memalukan, Arkhan Kaka, striker timnas U-19, mendapat hujatan dari netizen meskipun sebenarnya ia tidak termasuk dalam skuad timnas pada ajang Piala Asia U-23 ini," tulis unggahan akun Instagram @nusantara.ballers yang dilansir Suara.com, Jumat (26/4/2024).
Baca Juga:
Stadion Abdullah bin Khalifa Saksi Bisu Kejayaan Timnas Indonesia: Dua Negara Tumbang!
Komang Teguh: Putra Kabupaten Bangli dan Pemain Pertama Indonesia yang Cetak Gol di Piala Asia U-23
Usut punya usut, akun tersebut memposting tangkapan layar DM seorang warganet dengan akun @hensss11 ke Arkhan Kaka.
Dalam pesannya, @hensss11 mengolok-olok Arkhan Kaka karena gagal menjadi algojo penalti. Padahal yang gagal mengeksekusi penalti adalah Arkhan Fikri, gelandang Arema FC.
"Ha we ngroso penaltimu elek ora? Nek ora yo biasa wae (Kamu merasa penaltimu bagus tidak? Kalau tidak ya biasa saja)," tulis netizen itu.
Baca Juga: 3 Skenario Timnas Indonesia Lolos Olimpiade Paris 2024, Termasuk Jika Gagal di Piala Asia U-23
"Sampeyan punya masalah apa sama saya? Mas sudah salah orang dan mas masih menghina kaya gitu," balas Arkhan.
Sontak saja, ulah netizen itu mendapat gunjingan dari warganet.
"Netizen dengan tingkat pendidikan rendah sangat memalukan, padahal Kaka sama sekali tidak ada dalam skuad timnas di Qatar. Dan yang menendang penalti bukanlah Kaka, melainkan Arkhan Fikri," tambah akun @nusantara.ballers.
"Tetap sabar ya, Arkhan Kaka, netizen sumbu rendah seperti itu memang tidak bisa dihindari," imbuhnya.
Baca Juga:
Bawa Indonesia U-23 Unggul, Komang Teguh Dicolek Bintang Persib Bandung hingga Artis
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya