Suara.com - Arsenal berhasil mengalahkan Manchester United dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan pekan ke-37 Liga Premier Inggris musim 2023-2024. Meskipun mengalami kekalahan, Erik ten Hag tetap mengapresiasi performa yang ditunjukkan oleh timnya selama pertandingan.
Pada pertandingan yang berlangsung di Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu malam waktu setempat, Arsenal meraih kemenangan berkat gol yang dicetak Leandro Trossard pada menit ke-20.
Akibat kekalahan ini, Manchester United, yang biasa disebut Setan Merah, tidak berhasil menghambat Arsenal dalam persaingan memperebutkan gelar juara. Arsenal kini menduduki puncak klasemen dengan total 86 poin dari 37 laga.
BACA JUGA: Viral Muncul 'Air Terjun' di Stadion Old Trafford saat Manchester United Dipermalukan Arsenal
Di sisi lain, Manchester United berada di posisi delapan klasemen sementara.
Walaupun kalah, Ten Hag tetap memberikan pujian kepada para pemainnya atas penampilan mereka. Menurut pelatih asal Belanda tersebut, timnya tampil kokoh meskipun ada beberapa kelemahan.
Ten Hag mengungkapkan pentingnya sikap yang tepat, baik selama persiapan mingguan maupun di hari pertandingan, dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari BBC Internasional, Senin (13/5/2024).
BACA JUGA: Dibantai Jadi Bulan-bulanan di Piala Asia Putri U-17, Ini Sejarah Sepak Bola Wanita di Indonesia
Ia menyatakan bahwa timnya masih dapat bersaing meskipun tanpa kehadiran tujuh pemain inti di susunan pemain awal.
Sebagian besar tim ini memiliki semangat yang tepat dan mereka menjalankan aturan dan prinsip permainan meski harus beradaptasi dengan posisinya,” ujar Ten Hag.
Namun, Ten Hag mengakui bahwa timnya belum menemukan strategi yang efektif di bawah tekanan.
Namun, ia menegaskan kembali bahwa tim berada dalam kondisi mental yang baik.
Menurut Ten Hag, sebagian besar pemain telah menunjukkan semangat yang kuat dan berhasil mengikuti strategi permainan yang telah ditetapkan meskipun harus melakukan beberapa penyesuaian.
Pelatih tersebut mengakhiri dengan mengatakan bahwa ia merasa puas dan memberikan penghargaan besar kepada tim yang telah berjuang maksimal dalam pertandingan tersebut.
"Mereka mengeksekusi semua yang mereka bisa dan mereka berjuang."
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia