Suara.com - Shin Tae-yong belum memastikan apakah Maarten Paes, Calvin Verdonk, dan Jens Raven akan bergabung dengan skuad Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hingga saat ini, hanya Paes yang telah resmi menjadi WNI melalui proses sumpah, sedangkan Verdonk dan Raven masih dalam proses untuk melakukan hal yang sama.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, berharap Verdonk dan Raven dapat memiliki paspor Indonesia sebelum pertengahan Mei, sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam pertandingan melawan Irak dan Filipina dalam babak kualifikasi.
BACA JUGA: Melihat Deretan Kiper yang Bisa Jadi Pilihan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Siapa Terbaik?
Kehadiran ketiga pemain ini diharapkan dapat meningkatkan kekuatan tim nasional yang saat ini memiliki sembilan pemain naturalisasi.
"Saya tidak bisa memberikan jawaban yang pasti karena harus hati-hati soal pemain naturalisasi ini. Memang sudah ada yang disumpah menjadi WNI. Kita lihat situasinya nanti di akhir Mei bagaimana. Mohon doanya dari masyarakat Indonesia agar semuanya bisa bermain pada Juni nanti," ucap Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia dijadwalkan untuk bermain melawan Irak dan Filipina pada tanggal 6 dan 11 Juni di Jakarta, dalam rangka Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kemenangan dalam salah satu dari dua pertandingan tersebut akan membantu Indonesia melangkah ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 dan memastikan tempat di Piala Asia 2027.
Sebelum pertandingan tersebut, Shin dijadwalkan untuk meneken kontrak baru dengan PSSI, dengan pertemuan tentang perpanjangan kontrak ini direncanakan berlangsung minggu depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil