Suara.com - Oxford United akhirnya kembali ke divisi Championship setelah penantian panjang selama 25 tahun. Tim yang kini dimiliki oleh Erick Thohir dan Anindya Bakrie ini meraih tiket promosi melalui jalur playoff League One.
Oxford United yang finis di urutan kelima klasemen akhir League One berhasil mengalahkan Bolton Wanderers dengan skor 2-0 di Stadion Wembley, London pada Sabtu (19/5).
Kemenangan ini mengantarkan mereka kembali ke Championship setelah terakhir kali bermain di divisi tersebut pada musim 1998/1999.
Kesuksesan ini menjadi momen spesial bagi Oxford United dan para pendukungnya. Klub yang dijuluki "The U's" ini terakhir kali meraih promosi ke Championship pada tahun 1999.
Kepemilikan saham mayoritas Oxford United kini dipegang oleh dua pengusaha Indonesia, Erick Thohir dan Anindya Bakrie.
Keduanya mengambil alih kepemilikan klub dari pengusaha Thailand, Sumrith Thanakarnjanasuth pada September 2022.
Di bawah kepemimpinan baru ini, Oxford United menunjukkan performa yang gemilang.
Baca Juga: Tekuk West Ham, Manchester City Rengkuh Juara Liga Inggris 2023/24
Klub yang berdiri pada tahun 1893 ini berhasil menembus babak playoff League One dan meraih tiket promosi ke Championship.
Oxford United merupakan salah satu klub tertua di Inggris. Klub ini memiliki sejarah panjang dan penuh dengan pasang surut.
Pada era 1980-an, Oxford United pernah merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris, yang saat itu dikenal dengan nama First Division.
Selain itu, Oxford United juga pernah menjuarai Divisi Dua pada musim 1984/1985.
Prestasi tertinggi klub ini adalah saat mereka berhasil keluar sebagai juara Piala Liga pada tahun 1986 setelah mengalahkan Queens Park Rangers dengan skor 3-0.
Kembalinya Oxford United ke Championship menjadi sebuah pencapaian yang luar biasa. Klub ini siap untuk mengarungi petualangan baru di divisi yang lebih tinggi dan bersaing dengan tim-tim besar lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey