Suara.com - Kabar gembira menghampiri Timnas Indonesia jelang laga krusial di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Irak, sang lawan tangguh, dipastikan tanpa salah satu bek andalannya di sisa pertandingan putaran dua.
Federasi Sepak Bola Irak (IFA) telah mengumumkan daftar 26 pemain yang akan tampil di dua laga pamungkas kontra Indonesia dan Vietnam. Irak menjadi satu-satunya tim di Grup F yang sudah pasti lolos ke putaran tiga setelah menyapu bersih kemenangan di empat pertandingan sebelumnya.
Meskipun lolos otomatis, Pelatih Irak Jesus Casas tak ingin anak asuhnya berleha-leha. Ia masih menargetkan sapu bersih kemenangan di dua laga sisa, termasuk saat melawan Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 6 Juni 2024.
BACA JUGA: Persib Hadapi Madura United di Final, Marc Klok Ingin Wujudkan Harapan Masyarakat Bandung
Persiapan tim Irak diwarnai dengan absennya bek tangguh Ali Adnan karena cedera. Untuk itu, Jesus Casas melakukan rotasi dengan memanggil pemain baru, termasuk debutan Mohamed Al Taay, pemain keturunan Irak-Australia yang baru menyelesaikan proses pemindahan federasinya.
Meski melakukan perubahan, Jesus Casas masih mengandalkan nama-nama pemain inti seperti kiper Jalal Hassan, bek Zaid Tahseen, gelandang Zidane Iqbal, dan mesin gol Aymen Hussein. Mampukah Irak meraih kemenangan sempurna di putaran dua ini?
Pertandingan Timnas Indonesia vs Irak diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh perjuangan. Dukungan penuh para suporter di Stadion Gelora Bung Karno diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Garuda untuk meraih hasil maksimal.
Profil Ali Adnan
Baca Juga: Lawan Timnas Indonesia Lagi di ASEAN Cup 2024, Filipina Malah Mengaku Beruntung
Ali Adnan, bek kiri timnas Irak, telah menempuh perjalanan panjang dalam karir sepak bolanya. Lahir di Baghdad pada tahun 1993, Adnan memulai karirnya di akademi Ammo Baba sebelum bermain untuk klub-klub papan atas Irak seperti Al-Zawraa dan Al-Quwa Al-Jawiya.
Pada tahun 2013, Adnan menandatangani kontrak lima tahun dengan klub Turki Caykur Rizespor. Di sinilah bakat luar biasa Adnan mulai menarik perhatian klub-klub Eropa. Performanya yang gemilang di Rizespor bahkan membuat Napoli, raksasa Serie A Italia, menawarinya kontrak senilai 7 juta euro, meskipun tawaran tersebut ditolak oleh Rizespor.
Dua tahun kemudian, Adnan akhirnya mendapatkan kesempatan bermain di Eropa setelah Udinese Calcio resmi membelinya. Adnan menjadi pemain Irak pertama yang bermain di Serie A Italia. Di Udinese, Adnan menjelma menjadi salah satu bek kiri terbaik liga dan menjadi andalan tim.
Namun, pada tahun 2018, Adnan dipinjamkan ke Atalanta Bergamo. Masa peminjamannya di Atalanta tidak berjalan mulus, dan Adnan kemudian dipinjamkan kembali ke klub Major League Soccer (MLS), Vancouver Whitecaps FC, pada tahun 2019. Di Vancouver, Adnan kembali menemukan performa terbaiknya dan menjadi pilar penting bagi tim.
Setelah dua musim di Vancouver, Adnan sempat bermain di Denmark bersama Vejle BK dan Rusia bersama Rubin Kazan sebelum akhirnya bergabung dengan klub Iran, Mes Rafsanjan, pada tahun 2023.
Di level internasional, Adnan telah menjadi andalan timnas Irak sejak tahun 2012. Hingga saat ini, ia telah mencatatkan 85 penampilan dan mencetak 7 gol untuk negaranya. Adnan juga merupakan salah satu pemain kunci timnas Irak saat mereka menjuarai Piala Asia 2023.
Perjalanan karir Ali Adnan menunjukkan dedikasi dan kerja kerasnya dalam mencapai mimpinya sebagai pemain sepak bola. Dari Baghdad ke puncak sepak bola Asia, Adnan telah menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda di seluruh dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo