Suara.com - Bek timnas Indonesia, Jay Idzes menjelaskan mengapa dirinya banyak mengatur saat membela skuad Garuda.
Jay Idzes sudah melakoni debut bersama tim Merah Putih di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret lalu melawan Vietnam.
Hasilnya bek berusia 23 tahun ini tampil solid karena timnas Indonesia tidak kebobolan dalam dua pertandingan.
Hadirnya sosok Jay Idzes juga disambut baik karena ia terlihat sangat lugas dalam mengatur pertahanan.
"Saya adalah tipe pemain yang berusaha mengatur. Semua yang terlibat dalam pertandingan berusaha memastikan pemain berada di posisi yang tepat, mencoba mengendalikan permain dan tentu menariknya ke arah kami," ucap Idzes dikutip dari situs resmi FIFA.
Dari pengakuannya, Idzes memang banyak bicara di lapangan. Bahkan ketika membela timnas Indonesia, ia lebih bawel dibandingkan kala bermain bareng klubnya Venezia.
"Saya juga pemain yang banyak bicara di lapangan, seperti dalam hal melatih dan membantu pemain lain," ujarnya.
Menurut Idzes hal tersebut bisa membantu pemain lain, terlebih di timnas Indonesia punya banyak pemain muda.
"Itu cara saya membantu tim. Saya dan pemain lain yang lebih senior serta berpengalaman bisa membantu pemain muda," jelasnya.
"Karena kami memiliki tim yang sangat muda. Kami punya banyak pemain berusia 19-20 tahun," sambungnya.
Adapun Jay Idzes dipanggil Shin Tae-yong untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Juni ini melawan Irak serta Filipina.
Akan tetapi, ia bisa terlambat bergabung dengan skuad Garuda karena sedang dibutuhkan Venezia dalam playoff untuk promosi ke Serie A Italia.
Berita Terkait
-
Riski Afrisal Rela Tinggalkan Madura United yang Berlaga di Final BRI Liga 1 Lawan Persib Demi Timnas Indonesia U-20
-
Tak Sesuai Kriteria Indra Sjafri, Amar Brkic dan Chow Yun Damanik Tak Dipanggil Timnas Indonesia U-20
-
TC di Markas Como 1907, Kadek Arel Harap Timnas Indonesia U-20 Bisa Tampil Bagus Saat Toulon Cup 2024
-
Timnas Indonesia U-20 TC di Italia, Buffon Belum Hadir
-
Indra Sjafri Apresiasi Madura United Jelang Final BRI Liga 1 Lawan Persib, Kenapa?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali