Suara.com - Duel Bali United vs Borneo FC dalam pertandingan leg pertama perebutan tempat ketiga BRI Liga 1 2023/2024 berakhir imbang, Sabtu (25/5/2024) malam. Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 10 pemain tuan rumah Bali United bermain seri 0-0 dengan Borneo FC.
Situasi ini agak tidak menguntungkan untuk Bali United. Pasalnya, leg kedua akan dimainkan di Stadion Batakan, Balikpapan, kandang Borneo FC pada 30 Mei mendatang.
Pertandingan ini juga diwarnai oleh aksi tidak terpuji suporter yang menyalakan flare. Alhasil, asap tebal menyelimuti seluruh lapangan yang membuat pertandingan harus dihentikan.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan berjalan dengan tempo cepat sejak kick-off. Kedua tim saling mengancam satu sama lain meski tidak ada peluang yang benar-benar bersih.
Bali United mendapat peluang pertama pada menit ke-11. Umpan tarik yang dilakukan oleh Ilija Spasojevic gagal dimaksimalkan Kadek Agung dan mudah ditangkap kiper Borneo FC, Angga Saputro.
Bali United bisa dibilang dominan di babak pertama ini. Beberapa peluang didapat, salah satu yang berbahaya pada menit ke-34 andai tendangan bebas Eber Bessa tak ditepis Angga Saputro.
Sementara Borneo FC masih kesusahan mencetak gol di babak pertama. Alhasil, sampai turun minum, skor 0-0 tak berubah.
Di babak kedua, Bali United tampil semakin agresif. Tetapi pada menit ke-59, mereka harus kehilangan satu pemain setelah Eber Bessa melakukan pelanggaran keras kepada Kei Hirose.
Baca Juga: Bali United Gagal Juara BRI Liga 1 Dua Musim Terakhir, Teco Tanggapi Rumor Pemecatan
Eber Bessa diusir wasit usai adanya pengecekan VAR. Ini sangat merugikan Bali United karena harus bermain dengan 10 orang dari menit ke-60.
Namun, tampil dengan 10 pemain ternyata tidak mengurangi agresifnya Bali United. Beberapa kali serangan balik Serdadu Tridatu begitu berbahaya bagi pertahanan Borneo FC.
Angga Saputro bermain sangat bagus di bawah mistar gawang Borneo FC. Tembakan maupun sundulan pemain Bali United beberapa kali bisa dipatahkannya.
Bali United terus melakukan gempuran, sedangkan Borneo FC mengandalkan serangan balik untuk mencetak gol.
Jelang pertandingan berakhir, suporter tuan rumah Bali United menyalakan banyak flare yang membuat asap menyelimuti lapangan. Alhasil, ini membuat pertandingan harus dihentikan sementara.
Padahal pertandingan tinggal tersisa satu menit lagi, sudah termasuk injury time. Karena itu, wasit kemudian tetap melanjutkan pertandingan sampai menit menyentuh 90+19'.
Berita Terkait
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Borneo FC Ditinggal 15 Pemain dan Pelatih, Nadeo Argawinata Masih Targetkan Juara
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Borneo FC Cuci Gudang Lepas 15 Pemain, Kapan Mariano Peralta Diperkenalkan Persija?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara
-
2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan
-
Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Siapa Saja Juara Grup?
-
Intip Statistiknya! Belanda Pecahkan Rekor Penguasaan Bola di Piala Dunia 2026