Suara.com - Di ambang juara bersama Persib Bandung di BRI Liga 1 musim ini, gelandang Marc Klok mengungkap ambisinya untuk bisa kembali masuk skuad Timnas Indonesia di masa depan.
Marc Klok tampil cemerlang bersama Persib di Liga 1 musim ini. Kini, tim berjuluk Maung Bandung itu sudah di ambang meraih mahkota juara setelah sudah unggul agregat 3-0 atas Madura United dalam final Championship Series yang berlangsung dua leg.
Akan tetapi, kegemilangan di level klub itu tak sejalan dengan karier Klok di level internasional.
Tempat pemain 31 tahun itu di lini tengah Timnas Indonesia mulai tergusur dengan kedatangan sejumlah pemain naturalisasi terbaru.
Menit bermain Klok di Piala Asia 2023 Qatar awal tahun ini sangat terbatas dengan statusnya yang cuma pemain pelapis.
Kemudian, cedera menghalangi Klok tampil di lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua pada Maret lalu.
Kini, saat Timnas Indonesia menatap dua laga terakhir Grup F melawan Irak dan Filipina pada Juni nanti, Klok bahkan sama sekali tak masuk skuad Timnas Indonesia senior pilihan Shin Tae-yong.
Meski begitu, Klok tak patah arang. Pemain berdarah Belanda - Indonesia yang telah memiliki 19 caps dan 4 gol bersama timnas senior itu membidik tempat di ASEAN Cup 2024, turnamen yang dulunya bernama Piala AFF, yang bakal digelar mulai November nanti.
"Saya belum mendapatkan gelar pemain terbaik BRI Liga 1 dan tentu ingin meraih trofi bersama Persib musim ini. Kami tinggal selangkah lagi," ucap Klok seperti dilansir laman resmi klub, Selasa (28/5/2024).
Baca Juga: Reaksi Maarten Paes Usai Belum Bisa Perkuat Timnas Indonesia, Terganjal Sidang CAS
"Saya juga belum mempersembahkan trofi bersama Timnas Indonesia. Semoga selanjutnya di Piala AFF 2024, saya bisa masuk skuad dan membantu tim meraih trofi juara," tukas eks bintang PSM Makassar dan Persija Jakarta itu.
Marc Klok di musim ini telah bermain total 33 kali di BRI Liga 1 baik di musim reguler maupun Championship Series. Sang gelandang sentral mencetak 4 gol dan 8 assist.
Berita Terkait
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan