Suara.com - Kiper naturalisasi Timnas Indonesia, Maarten Paes merilis unggahan yang mengisyaratkan perasaannya usai belum bisa memperkuat skuad Garuda. Sang penjaga gawang mengindikasikan tak ingin larut dalam kekecewaan.
Seperti diketahui, Maarten Paes tak masuk skuad Timnas Indonesia untuk dua laga kandang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua Grup F pada Juni nanti melawan Irak dan Filipina.
Padahal, kiper 26 tahun yang bermain di FC Dallas di Liga MLS Amerika Serikat itu sudah resmi jadi warga negara Indonesia (WNI) beberapa waktu lalu.
Maarten Paes tak bisa langsung memperkuat Timnas Indonesia. Alasannya, mantan kiper FC Utrecht itu pernah membela Timnas Belanda U-21 ketika usianya menginjak 22 tahun.
Melalui unggahan di akun Instagram-nya, Maarten Paes mengaku tidak menyesali apa yang pernah dibuatnya.
“Tidak ada waktu untuk menyesal. Lanjut ke berikutnya,” tulisnya di Instagram, sembari menampilkan foto-fotonya saat membela FC Dallas.
Alhasil, banyak yang bertanya, apakah unggahan ini muncul efek belum sahnya Maarten Paes untuk memperkuat Timnas Indonesia?
Menurut regulasi FIFA, bagi pemain yang ingin berpindah negara atau asosiasi, dilarang memperkuat tim nasional lain ketika usianya telah melewati 21 tahun, baik di level usia maupun senior. Kondisi ini yang tengah diperjuangkan PSSI, dengan Maarten Paes sudah resmi dinaturalisasi pada akhir April lalu.
PSSI membawa masalah Maarten Paes ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan melihat masih ada celah agar kiper berdarah Belanda itu eligible untuk segera memperkuat Timnas Indonesia. Kemudian pertanyaan muncul, kapan sidang CAS Maarten Paes digelar? Ini yang belum tahu jawabannya.
Baca Juga: Fans Tak Lagi Bisa Sembarangan, Hotel Tempat Timnas Indonesia Menginap Dijaga Ketat
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Luis de la Fuente Wanti-wanti Lamine Yamal Jelang Debut Piala Dunia, Apa Isinya?
-
Skuad Final Timnas Belanda di Piala Dunia 2026, Jeremie Frimpong Dicoret
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions