Suara.com - Winger Timnas Indonesia, Yakob Sayuri, merasa heran dengan munculnya misinformasi atau hoax disekeliling masa depannya. Sayuri menegaskan dia bakal meninggalkan PSM Makassar akhir musim ini.
Yakob Sayuri menjelaskan bahwa dia meninggalkan PSM Makassar karena kontraknya bersama tim berjuluk Juku Eja itu akan berakhir akhir musim ini.
Sebelumnya, Yakob mengaku heran karena banyak narasi yang menyebut kontraknya di PSM Makassar baru akan berakhir dua musim ke depan.
Padahal, lanjut saudara kembar Yance Sayuri itu, dia hanya memperpanjang kontraknya bersama PSM Makassar dengan durasi satu tahun.
"Benar-benar kontrak saya habis di musim ini, yang beredar kemarin yang katanya 2 atau 3 tahun itu semua hoax. Saya tidak tahu kenapa hoax itu keluar," kata Yakob Sayuri kepada awak media di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (31/5/2024).
"Saya juga kaget kenapa ada komentar itu, padahal tiap musim saya tambah kontrak setahun saja," jelasnya.
Kepastian meninggalkan PSM Makassar membuat masa depan Yakob Sayuri masih tanda tanya. Sang pemain mengaku baru akan mengumumkan ke mana dirinya pindah sekitar satu hingga dua pekan ke depan.
"Saya tidak terlalu ambil pusing soal rumor, apa pun itu rezeki bagi saya," kata salah satu pemain andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia itu.
Rumor menyebut Yakob Sayuri bakal menjadi pemain baru Malut United. Tim tersebut tengah mencari pemain-pemain berkualitas setelah promosi dari Liga 2 ke Liga 1 musim depan.
Baca Juga: Suporter Berulah Nyalakan Suar Jelang Akhir Laga, Bali United Didenda Rp250 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan