Suara.com - PSSI melalui salah satu Exco-nya, Vivin Cahyani percaya kualitas rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dalam kondisi terbaik untuk dua laga penutup Timnas Indonesia di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Irak dan Filipina pada 6 dan 11 Juni.
Vivin percaya kualitas rumput SUGBK akan sangat baik meskipun stadion kebanggaan warga Indonesia tersebut baru saja menggelar konser musim dari Kpop NCT Dream pada 18 Mei lalu.
“Kemarin waktu acara kita ketemu dengan direktur GBK. Direktur GBK 24 jam stand by untuk jagain stadionnya,” kata Vivin seperti dikutip Antara, Jumat (31/5/2024).
Dalam beberapa pekan terakhir rumput SUGBK menjadi sorotan penggemar sepak bola Indonesia. Pasalnya, kondisi rumput yang tidak bagus akan sangat menghambat permainan, di mana hal ini terlihat pada permainan Timnas Indonesia yang tak maksimal karena sirkulasi bola tidak berjalan dengan baik pada saat melawan Vietnam, Maret lalu.
“Jadi, kita percayakan sama ahlinya. PSSI sudah menyerahkan ke GBK dan GBK pasti punya tim yang siap,” kata Vivin.
Vivin juga mengatakan bahwa jika rumput Stadion Madya GBK, Jakarta, yang digunakan konser Avenged Sevenfold pada 25 Mei dan kemudian tiga hari setelahnya digunakan Timnas Putri Indonesia bermain melawan Singapura tidak ada masalah. Maka hal yang sama ia harapkan juga terjadi di SUGBK.
“Kemarin setelah konser juga Stadion Madya siap kan digunakan. Saya pikir GBK juga tidak ada masalah,” katanya.
Sementara itu, pihak pengelola SUGBK melalui Instagramnya (@love_gbk) pada hari ini memamerkan keadaan rumput stadion yang tampak hijau dan baik.
Meski demikian, pihak pengelola mengatakan di sisa waktu sebelum Timnas Indonesia melawan Irak pada 6 Juni masih akan terus berusaha maksimal agar rumput di SUGBK dalam kondisi terbaik.
Baca Juga: Resmi, Laga Uji Coba Timnas Indonesia vs Tanzania Masuk Perhitungan Poin FIFA
“Hi GBK People, melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan Timnas Sepak Bola Indonesia, kami mau update perkembangan kondisi rumput lapangan SUGBK saat ini. Pertumbuhan rumput masih akan terus ber-progress,” tulis Instagram resmi GBK.
“Perawatan rumput lapangan sepak bola di SUGBK kami lakukan dengan standar tertinggi. GBK akan terus mengerahkan usaha maksimal untuk memastikan rumput tetap dalam kondisi terbaik pada saat pertandingan."
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard