Suara.com - Polemik Elkan Baggott ternyata tak hanya menyedot perhatian di dalam negeri, media Vietnam juga turut menyoroti renggangnya hubungan bek jangkung itu dengan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.
Ketidakhadirannya dalam skuad timnas Indonesia pilihan Shin Tae-yong untuk dua laga sisa di Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menjadi sorotan.
Keputusan Shin Tae-yong dianggap mengejutkan karena Baggott, yang biasanya andalan timnas, tidak dipanggil.
Elkan Baggott tiba-tiba tidak masuk dalam daftar 22 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong ke timnas Indonesia.
Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, PSSI menambah dua pemain, Malik Risaldi (Madura United) dan Nadeo Argawinata (Borneo FC), dan bukan Baggott.
Ketidakhadirannya disebut-sebut terkait pemanggilan sebelumnya ke timnas U-23 untuk play-off Olimpiade 2024, di mana timnas U-23 menghadapi Guinea dengan kekurangan pemain belakang seperti Rizky Ridho dan Justin Hubner.
Pada momen penting menuju Olimpiade 2024, Shin Tae-yong berharap Baggott bisa memperkuat tim Merah Putih.
Namun, Baggott malah terlihat liburan ke Maladewa dan tidak bergabung dengan timnas U-23.
Karena play-off Olimpiade 2024 tidak bertepatan dengan agenda FIFA, klub tidak wajib melepas pemainnya.
Ketidakhadiran Baggott di skuad Garuda Muda menuai kritik publik. Saat ditanya alasan tidak memanggil Baggott, Shin Tae-yong memberikan jawaban mengejutkan.
Mantan pelatih timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong, meminta wartawan dan netizen bertanya langsung kepada Baggott, memperumit situasi dan menarik perhatian media Vietnam.
Media Vietnam Soha melaporkan bahwa Baggott, mantan pemain Gillingham, berencana mengakhiri hubungannya dengan timnas Indonesia.
Mereka menulis, "Tak dipanggil, bek naturalisasi itu berencana mengakhiri hubungannya dengan timnas Indonesia," meskipun sebenarnya Baggott bukan pemain naturalisasi, melainkan memilih kewarganegaraan Indonesia pada usia 18 tahun.
Perhatian publik juga tertuju pada tindakan Baggott menghapus nama PSSI dari biografi Instagram pribadinya.
Sebelumnya, bio Baggott mencantumkan PSSI, tetapi tiba-tiba pada Jumat (31/5/2024) tulisan itu menghilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Suami
-
Soal Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang