Suara.com - Setidaknya ada tiga pemain Timnas Indonesia yang wajib dicadangkan Shin Tae-yong saat menghadapi Filipina imbas performa sang pemain yang menurun. Siapa saja?
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia baru saja menelan hasil negatif pasca dikalahkan Irak dalam lanjutan grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (6/6) kemarin.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) itu, skuad Garuda harus menelan kekalahan dengan skor 0-2 dari Irak.
Kekalahan ini membuat Timnas Indonesia harus menunggu hingga laga terakhir grup F untuk meraih tiket ke putaran ketiga.
Di laga terakhir sendiri, tim Merah Putih akan kembali bermain di hadapan puluhan ribu suporternya dengan menghadapi Filipina.
Jelang laga ini, kedua tim sama-sama tengah terluka. Usai Timnas Indonesia takluk dari Irak, Filipina juga menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Vietnam.
Mengingat laga melawan Filipina menjadi laga hidup mati, maka Timnas Indonesia harus tampil All-Out untuk meraih kemenangan atas tim berjuluk The Azkals itu.
Demi meraih kemenangan, Shin Tae-yong selaku pelatih setidaknya perlu mencadangkan pemain-pemain Timnas Indonesia yang performanya menurun saat menjamu Filipina.
Kira-kira siapa saja pemain yang performanya menurun dan wajib dicadangkan Shin Tae-yong agar Timnas Indonesia bisa meraih hasil maksimal kontra Filipina?
Baca Juga: Segera Bangkit Garuda, Masih Ada Satu Laga Sisa yang Harus Dimenangkan!
Justin Hubner menjadi salah satu pilar andalan Shin Tae-yong di lini belakang baik itu di Timnas Indonesia senior maupun di Timnas U-23.
Meski kerap diandalkan, belakangan ini performanya bersama tim Merah Putih menurun drastis. Di dua pertandingan terakhir di tim senior dan U-23, ia membuat dua blunder fatal yakni kala melawan tim senior dan tim U-23 Irak.
Dengan dua blunder fatal itu, ada baiknya ia dicadangkan dan posisinya sebagai bek tengah kiri digantikan Nathan Tjoe-A-On yang tengah dalam performa terbaiknya.
2. Marselino Ferdinan
Usai menggebrak panggung Piala Asia U-23 2024, Marselino Ferdinan mengalami penurunan performa yang amat drastis bersama Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Segera Bangkit Garuda, Masih Ada Satu Laga Sisa yang Harus Dimenangkan!
-
Lakukan Blunder di Laga Lawan Irak, Mengapa Kita Tak Boleh Menyalahkan Ernando?
-
Timnas Indonesia Cuma Unggul 1 Poin dari Vietnam di Grup F, Laga Lawan Filipina Makin Krusial
-
Timnas Filipina Siap Singkirkan Indonesia dari Kualifikasi Piala Dunia 2024
-
Toulon Cup: Indonesia U-20 Harus Akui Keunggulan Panama Dengan Skor 4-0
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan