Suara.com - Tim Nasional Inggris kalah 0-1 saat menjamu tim peringkat 72 FIFA, Islandia, dalam laga uji coba internasional pada Sabtu (8/6/2024) dini hari WIB, dan hal itu membuat pelatih Gareth Southgate kecewa.
Timnas Inggris menelan kekalahan saat menjamu Islandia di Stadion Wembley melalui gol Jon Dagur Thorsteinsson di babak pertama, demikian dikutip dari laman resmi FA.
Pertandingan ini penting bagi kedua tim untuk persiapan mereka menjelang putaran final Piala Eropa (Euro) 2024.
Bermain di hadapan suporter sendiri, Inggris mendominasi penguasaan bola hingga 68 persen dan banyak menciptakan peluang.
Namun, mereka justru kebobolan lewat gol Jon Dagur Porsteinsson pada menit ke-12. Thorsteinsson melepaskan bola sepakan mendatar di tepi kotak penalti yang meluncur deras ke dalam gawang Inggris. Islandia memimpin 1-0.
Inggris berusaha mengejar ketertinggalan dan terus menekan pertahanan tim tamu, tetapi mereka kesulitan membongkar pertahanan Islandia hingga pertandingan berakhir.
Phil Foden dkk harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Islandia. Ini merupakan pertandingan terakhir Inggris sebelum bermain melawan Serbia di laga perdana Grup C mereka di Euro 2024 pada Senin (17/6).
Pelatih Inggris, Gareth Southgate mengungkapkan kekecewaannya atas kekalahan melawan Islandia. Dia menyebut timnya tidak menunjukkan karakter yang kuat.
"Ini jelas merupakan penampilan yang tidak terorganisir dan mengecewakan. Kami tidak menunjukkan karakter yang cukup," ujar Southgate usai pertandingan kepada Channel 4.
Namun, dia berpikir kekalahan ini bisa menjadi evaluasi bagus bagi timnya jelang babak grup Euro 2024.
"Saya pikir ini bagus untuk kami sebelum turnamen internasional. Saya pikir pergerakan tanpa bola kami harus lebih bagus," ucapnya.
Berita Terkait
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Menarik Inggris Ditahan Ghana, Rekor Penguasaan Bola Tak Berbuah Kemenangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia