Suara.com - Bek naturalisasi milik Borneo FC, Diego Michiels, memiliki sikap berbeda dengan beberapa pemain lokal Liga 1 yang mengunggah foto bertuliskan 'IniSepakbolaIndonesia?' di Instagram.
Diego Michiels turut mengunggah 'IniSepakbolaIndonesia?' di Instagram, tetapi dia memberikan narasi yang berbeda.
Meski tidak dijabarkan secara jelas, gerakan pemain Liga 1 mengunggah 'IniSepakbolaIndonesia?' diduga buntut dari kebijakan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang mengubah aturan kuota asing untuk Liga 1 2024-2025.
PT LIB selaku operator Liga 1, menambah jumlah kuota pemain asing dari 5+1 menjadi 6+2. Meski demikian, hanya 5+1 pemain asing yang bisa bermain bersama dalam satu laga.
Di tengah polemik tersebut, Diego Michiels muncul dengan narasi yang bisa dibilang bertolak belakang dengan beberapa pemain lokal.
Dia bersama bek Mitra Kukar, Zulkifli Syukur justru mendukung penambahan kuota pemain asing dengan dasar untuk meningkatkan kualitas Liga 1.
"Mohon maaf kawan-kawan di Liga 1, semua tapi saya setuju kalo ditambah kuota pemain asing," kata Diego Michiels.
"Demi kualitas liga naik, demi kualitas di latihan naik. Demi kualitas kita diri sendiri naik. Demi mental naik FC."
Sementara Zulkifli menjadikan perubahan aturan terkait jumlah kuota pemain asing harus direspons pemain lokal dengan membuktikan kualitasnya layak bersaing dengan para pemain impor.
Baca Juga: Flavio Silva Hengkang ke Persebaya, Ikut Kena 'Kutukan' Bomber Persik Kediri?
"Dengan adanya rumor mengenai penambahan jumlah pemain asing untuk musim depan saya pikir ini adalah sebuah tantangan buat seluruh pemain lokal untuk membuktikan kualitasnya," kata Zulkifli.
"Selain itu, kualitas kompetisi kita juga akan ikut terdongkrak. Tetapi harus selektif juga dalam merekrut pemain asing, jangan karena harga murah tapi kualitas di kesampingkan."
"Karena ujung dari perencanaan ini akan berdampak besar bagi timnas kita. Dengan kompetisi yang baik akan melahirkan pemain berkualitas dan timnas yang kuat," tambahnya.
Para pemain lokal Liga 1, seperti Bagas Kaffa, Alfeandra Dewangga hingga Rezaldi Hehanusa sebelumnya mengunggah foto 'IniSepakbolaIndonesia?'.
Bagas dalam keterangan unggahannya, menyampaikan pertanyaan menohok. "Pertanyaan untuk kita semua, apakah ini kompetisi sepakbola Indonesia?" tulis Bagas Kaffa dalam keterangan unggahannya.
Liga 1 sebelumnya memiliki aturan kuota pemain asing 5+1 yakni lima pemain asing bebas dan satu pemain asing Asia Tenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan