Suara.com - Fenomena tak biasa terjadi di media sosial. Para pemain lokal Liga 1 ramai-ramai mengunggah foto bertuliskan "IniSepakbolaIndonesia?" dengan latar belakan hitam.
Gerakan itu muncul dalam unggahan para pemain Liga 1 seperti Ramdani Lestaluhu, Rezaldi Hehanusa, Septian David Maulana, hingga Ricky Fajrin.
Selain mereka, para pemain Timnas Indonesia yakni Bagas Kaffa dan Alfeandra Dewangga juga menggunggah foto serupa.
"Pertanyaan untuk kita semua, apakah ini kompetisi sepakbola Indonesia?" tulis Bagas Kaffa dalam keterangan unggahannya.
Banyak warganet yang mengasumsikan gerakan itu sebagai sikap protes para pemain lokal Liga 1 terkait penambahan jumlah kuota pemain asing dari 5+1 menjadi 6+2.
PT Liga Indonesia Baru (LIB), melalui Direktur Ferry Paulus sebelumnya memang mengumumkan perubahan aturan terkait kuota pemain asing untuk musim 2024-2025.
Sebelumnya, Liga 1 memiliki aturan kuota pemain asing 5+1 yakni lima pemain asing bebas dan satu pemain asing Asia Tenggara.
Kini, aturan itu berubah menjadi 6+2 di mana setiap klub bisa merekrut enam pemain asing bebas dan dua pemain asing asal Asia.
"Pada Daftar Susunan Pemain (DSP), boleh 6+2 dimasukkan. Akan tetapi starter atau yang berada di lapangan, maksimal 5+1," kata Ferry Paulus dalam laman resmi LIB.
Baca Juga: Pelatih Bali United Sudah Kantongi Kandidat Pemain Asing Baru
"Itu artinya pemain asing cadangan bisa masuk jika menggantikan pemain asing lain yang diturunkan," tambahnya.
Liga 1 2024-2025 dijadwalkan bakal berlangsung mulai 2 Agustus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan