Suara.com - Perjalanan Timnas Indonesia menuju putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia semakin terbuka lebar. Media Korea Selatan, Chosun, memprediksikan skuad Garuda lebih berpeluang lolos ketimbang Vietnam, sang rival abadi.
Prediksi ini didasarkan pada beberapa faktor, di antaranya posisi Indonesia di klasemen Grup F yang lebih tinggi (peringkat kedua dengan 7 poin) dibandingkan Vietnam (peringkat ketiga dengan 6 poin).
Selain itu, Indonesia akan menghadapi lawan yang lebih mudah di laga terakhir, yakni Filipina, di kandang sendiri.
Sementara Vietnam harus bertandang ke markas Irak, tim terkuat di grup.
Chosun juga menyoroti keuntungan lain bagi Indonesia, yaitu selisih poin yang lebih banyak.
Dengan begitu, skuat Garuda hanya membutuhkan hasil imbang melawan Filipina untuk memastikan tiket ke putaran ketiga, sedangkan Vietnam wajib menang dan berharap Indonesia kalah atau imbang.
"Dari segi matchmaking, Indonesia asuhan Coach Shin lebih unggul," tulis media itu.
"Pada tanggal 11, Indonesia akan menghadapi Filipina (1 poin, 1 seri, 4 kekalahan), pemain dengan peringkat terendah di grup, di kandang sendiri, dan Vietnam akan memainkan pertandingan tandang melawan Irak, pemimpin grup."
"Indonesia mempunyai keunggulan poin, sehingga jika berhasil mengalahkan Filipina, maka mereka akan menempati posisi kedua grup dan melaju ke babak ketiga babak penyisihan, apapun hasil pertandingan Vietnam."
Baca Juga: 5 Pemain Filipina Jadi Amunisi Baru Berbahaya Hadapi Timnas Indonesia, Daya Gedor Makin Mengerikan
"Namun, masih terlalu dini untuk lengah karena Indonesia bermain imbang 1-1 dengan Filipina di game kedua. Vietnam hanya bisa memiliki harapan jika memenangkan kampanye di Irak."
Peluang Indonesia semakin besar dengan ditunjuknya Shin Tae-yong sebagai pelatih.
Pelatih asal Korea Selatan ini dinilai memiliki strategi jitu dan mampu membawa timnya meraih hasil positif.
Di sisi lain, Vietnam baru saja menunjuk Kim Sang-sik sebagai arsitek anyar pengganti Philippe Troussier.
Pergantian pelatih ini dikhawatirkan dapat mengganggu performa tim Golden Star Warriors.
Meski diunggulkan, Indonesia tetap harus mewaspadai Vietnam. Tim asuhan Kim Sang-sik ini dikenal pantang menyerah dan selalu tampil spartan di lapangan.
Pertandingan penentuan antara Indonesia dan Filipina akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 11 Juni 2024.
Sementara Vietnam bertanding melawan Irak di Basra International Stadium, Irak, di hari yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat