Suara.com - Pelatih Filipina Tom Saintfiet menyebutkan bahwa Timnas Indonesia masih mengerikan meski tanpa diperkuat oleh Jordi Amat. Menurutnya, banyak pemain-pemain tim Merah Putih sama berbahayanya seperti Jordi.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Filipina dalam laga pamungkas Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2024).
Tom Saintfiet tidak bisa menjabarkan pemain Timnas Indonesia mana saja yang berbahaya. Sebab, di berbagai lini skuad Garuda memiliki pemain hebat dan berpengalaman seperti Thom Haye dan Shayne Pattynama.
"Saya tidak bisa mengatakannya secara detail karena semua pemain berbahaya, besok memang (timnas Indonesia) tidak diperkuat Jordi Amat," kata Tom Saintfiet dalam konferensi pers sehari jelang laga.
"Tapi mereka punya wing back berbahaya, penyerang mereka juga aktif bergerak, ditambah ada tekanan dari lini tengah yang baik, mereka kuat secara fisik, tentu karena adanya pemain keturunan."
"Dan tentu saja ada pemain-pemain berpengalaman macam Thom Haye, ada juga Pattynama, Walsh, yang berbahaya dari sayap," sambung Saintfiet.
Tom Saintfiet tidak akan mengesampingkan kualitas pemain timnas Indonesia lainnya. Ia akan berusaha sekuat tenaga menjaga Filipina memenangi laga.
"Jadi bukan hanya soal satu pemain saja, ada banyak pemain yang harus kami waspadai dari Indonesia. Mereka semua punya kualitas yang bagus dalam serangan," ujar Saintfiet.
"Saya yakin besok mereka (timnas Indonesia) akan mencoba menyerang di 20 menit pertama dan mencoba mencetak gol. Intinya Indonesia adalah tim yang suka tampil menyerang."
Baca Juga: Filipina Tiru Timnas Indonesia Banyak Naturalisasi Pemain, STY: Tidak Perlu Khawatir
"Mereka juga berbahaya dalam transisi, terkadang defense-nya juga kuat," pungkas pelatih berusia 51 tahun itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Belum 24 Jam, Korban Tewas Gempa Bumi Kolombia Tembus 132 Jiwa, Ratusan Orang Terluka Parah
-
TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
-
Kerja Ekstra, Gaji Dipotong: Nasib Ironis Kader Posyandu Cuma Digaji Rp150 Ribu
-
Saham GIAA Tiba-tiba Terbang Tinggi, Bertahan Sampai Kapan
-
4 Clarifying Sheet Mask, Andalan Kontrol Minyak untuk Wajah Bebas Jerawat
-
Ciri-Ciri Transmisi Matic CVT Mobil Bekas Mulai Jebol Menurut Pakar, Kenali Tandanya!
-
4 Rekomendasi Parfum Wangi Sabun Mandi Segar Sesuai Review Pembeli, Aroma Tahan Lama
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan Mulai Rp100 Ribu dengan Bunga 0 Persen
-
Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia