Suara.com - Timnas Indonesia U-19 tetap percaya diri menatap Piala AFF U-19 2024 di Surabaya kendati babak belur saat tampil di Toulon Cup 2024.
Skuad Garuda Nusantara asuhan Indra Sjafri jadi bulan-bulanan saat tampil di Toulon Cup 2024 yang berlangsung di Prancis.
Tergabung di Grup B, Arkhan Kaka dan kawan-kawan selalu takluk dalam lima pertandingan yang mereka jalani.
Skuad Garuda tumbang 0-3 dari Ukraina, Panama (0-4), Jepang (1-4) dan Italia (0-1) di fase grup.
Hasil itu membuat Timnas Indonesia U-19 terbenam di dasar klasemen Grup B.
Tim Merah Putih kemudian memainkan laga perebutan tempat kesembilan kontra Korea Selatan yang finis di peringkat buncit Grup A.
Dalam pertandingan di Stade Rene Gimet, Saint-Chamas, Jumat (14/6), Garuda takluk dengan skor 1-2.
PSSI, dalam laman resminya, menganggap Toulon Cup 2024 sebagai wadah menimba pengalaman bagi Timnas Indonesia U-19.
Pelajaran dari event itu disebut merupakan modal bagus jelang menatap ASEAN Boys Championship U-19 atau Piala AFF U-19 2024 di Surabaya.
"Walau belum pernah meraih poin, mengikuti turnamen ini merupakan bekal yang positif untuk persiapan mengikuti ASEAN Boys Championship U-19 di Surabaya tanggal 17 hingga 29 Juli 2024 mendatang," tulis PSSI.
Di Toulon Cup 2024, Timnas Indonesia U-19 tercatat cuma mampu mencetak dua gol. Di sisi lain, mereka kebobolan 14 kali.
Berita Terkait
-
Ragnar Oratmangoen Bikin Warga Sekampung Heboh, Tengok Keluarga Besar di Maluku
-
Toulon Cup 2024: Dihajar Korsel, Timnas Indonesia U-20 Pulang dari Prancis dengan 5 Kekalahan, Kebobolan 14 Gol
-
2 Penyebab Jay Idzes Bisa Merapat ke Klub Serie A Italia Torino
-
Waduh Ada Hal Penting yang Bakal Bikin Pusing Shin Tae-yong Jelang Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala AFF
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey