Suara.com - Mantan Exco PSSI, Hasani Abdulgani membongkar bahwa ada cara Maarten Paes untuk membela timnas Indonesia lewat cara lain selain CAS.
Maarten Paes merupakan kiper yang sudah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Sayangnya, ia masih belum bisa memperkuat skuad Garuda.
Sebab, penjaga gawang FC Dallas itu dianggap belum bisa untuk perpindahan federasi karena terbentur aturan FIFA. PSSI pun berusaha menyelesaikannya lewat jalur CAS.
Menariknya Hasani Abdulgani mengatakan bahwa sejatinya ada cara lain yang bisa ditempuh PSSI selain lewat CAS.
"Kalau dari federasi (PSSI) itu mereka mengharapkan memang di CAS di abitrase karena dianggap sudah melewati batas waktu yang poin usia karena aturan baru yang U-21," ucap Hasani di YouTube Hasani's Corner.
"Tapi saya kemarin sempat ngobrol dengan teman baik saya pertama dulu saya ngurus (PSSI). Saya bilang ke dia 'kenapa enggak kita pakai cara lama'. Kan waktu kita urus Jordi (Amat) juga ditolak awalnya, lalu Anda kan mengirim seseorang bertanya ke FIFA," imbuhnya.
Ternyata untuk perpindahan federasi Jordi Amat, PSSI sempat mengirimkan lawyer. Nah, kasus bek JDT itu dianggap mirip dengan Maarten Paes saat ini.
"Saya bilang ke dia, kenapa tidak melakukan cara yang sama. Walaupun sekarang ada di CAS, coba tanya lagi ke tim legal FIFA," jelas Hasani.
Mendapat saran seperti itu, sosok tersebut akan mencobanya. Namun, menurut Hasani semuanya tergantung federasi ingin mengambil langkah yang mana.
Baca Juga: Prestasi Fardan Ary Setyawan, Pemain Timnas Indonesia U-16 yang Disebut Titipan Exco PSSI
"Saya pikir dengan lawyer yang ngerti tentang itu juga bisa berhasil (untuk kasus Jordi Amat)," tegasnya.
Sementara itu, timnas Indonesia berhasil melaju ke putaran tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Maarten Paes diharapkan bisa tampil demi menambah kualitas di skuad Garuda.
Berita Terkait
-
Sepak Terjang Ali Jasim, Wonderkid Irak yang Pernah Hancurkan Timnas Indonesia Bakal Gabung ke Como 1907
-
Profil Diego Sinathrya, Anak Darius Jauh-jauh Sekolah Sepak Bola di Eropa Tapi Dicoret dari Timnas Indonesia U-16
-
Seburuk Apa Statistik Ragnar Oratmangoen Hingga Didepak FC Groningen
-
Nasib 3 Pemain Timnas Indonesia di Bursa Transfer Eropa, Satu Pemain yang Dicuekin Shin Tae-yong Kasihan Banget
-
Respons Darius Sinathrya usai Anaknya Dicoret dari Timnas Indonesia U-16 untuk Piala AFF U-16 2024
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura