Suara.com - Diego Sinathrya dipastikan gagal membela Timnas Indonesia U-16 di ajang Piala AFF U-16 yang akan digelar Juli mendatang.
Hal ini diumumkan langsung oleh Nova Arianto, pelatih Timnas Indonesia U-16, melalui daftar 23 pemain yang akan dibawa ke turnamen.
Kegagalan Diego untuk masuk ke tim inti Timnas U-16 ini disikapi dengan lapang dada oleh sang ayah, Darius Sinathrya.
Melalui unggahan di Instagramnya, Darius menyampaikan rasa terima kasih kepada Nova Arianto dan staf kepelatihan atas kesempatan yang diberikan kepada Diego.
"Terima kasih coach Nova Arianto dan seluruh tim pelatih yang sudah memberi kesempatan dan kepercayaan pada Diego sejauh ini. Semua akan menjadi bekal untuk Diego jadi lebih baik lagi," tulis Darius.
Darius juga menyampaikan permintaan maaf atas performa Diego yang belum maksimal selama pemusatan latihan Timnas U-16.
Ia yakin Diego akan belajar dari pengalaman ini dan kembali lebih matang di masa depan.
"Mohon maaf jika belum bisa memenuhi ekspektasi dan kebutuhan tim. Di kesempatan berikutnya, Diego akan lebih matang dan dewasa dalam permainan," kata Darius.
Darius juga meminta maaf kepada para pihak yang telah mendukung Diego selama ini.
Baca Juga: 3 Pemain Termahal di Timnas Indonesia di Juni 2024, Bisa Beli 2 Rumah di Pondok Indah Cash!
Ia berjanji Diego akan bekerja lebih keras untuk meraih prestasi di masa depan.
"Terima kasih untuk semua pihak yang sudah mendoakan dan mendukung perjalanan Diego. Maaf belum bisa memenuhi dukungan kalian," tutur Darius.
Kegagalan Diego ini bukan kali pertama dalam keluarga Sinathrya.
Sebelumnya, sang kakak, Lionel Sinathrya, juga gagal menembus Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023.
Meskipun dihadapkan dengan kegagalan, Darius dan keluarga yakin Diego akan terus berkembang dan meraih mimpinya menjadi pemain sepak bola profesional.
Dukungan dan doa dari keluarga, pelatih, dan para penggemar menjadi motivasi bagi Diego untuk terus berlatih dan menjadi lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti