Suara.com - Madura united FC kembali memberi kejutan di bursa transfer Liga 1 2024/25 ini. Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMP) selaku pengelola Madura United, Annisa Zhafarina Qosasi mengaku menyayangkan keputusan ketiga penjaga gawangnya yang mengakhiri kerja sama dalam waktu bersamaan.
"Lucas Frigeri, Wawan Hendrawan, maupun Satria Tama mengakhiri kontrak dengan Madura United FC. Ketiga palang pintu terakhir Laskar Sapeh Kerrab ini juga dipastikan sudah tak akan membela tim ini lagi," kata perempuan yang akrab disapa Nisa itu.
Ketiga penjaga gawang tersebut selama menjalani kompetisi BRI musim lalu bahu membahu bergantian mengawal tim. Untuk Lucas Frigeri yang didatangkan pada pekan ke-21 pada bulan November lalu bermain sebanyak 18 kali dengan save 44.
Kemudian Wawan Hendrawan penjaga gawang senior melakukan save 45 dan bermain 13 kali. Lalu Satria Tama bermain lebih sedikit sebanyak 8 pertandingan dan save 21.
"Mereka semua adalah penjaga gawang yang hebat. Mempunyai karakter tersendiri setiap menjaga pertahanan terakhirnya," ujar perempuan yang biasa disapa Nisa itu.
Meskipun sudah mengakhiri kerja sama, Annisa Zhafarina Qosasi tidak menutup pintu bagi ketiga pemain tersebut, jika kelak akan kembali ke pelukan Madura United untuk melanjutkan kerja sama.
"Semoga suatu saat kita bisa bekerja sama kembali," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri