Suara.com - Persija Jakarta hanya akan menggunakan enam pemain asing di Liga 1 2024/2025. Salah satu alasannya adalah cuma enam pemain yang hanya bisa dimainkan sebagai starter.
Liga 1 musim ini memang menerapkan aturan baru soal pemain asing. Setiap klub diperbolehkan mendatangkan sampai 8 pemain, tapi hanya 6 yang bisa diturunkan di setiap laga.
Oleh sebab itu, daripada mubazir, Persija hanya mendatangkan 6 pemain asing buat mengarungi Liga 1 2024/2025. Sebagian besar mereka pun masih dipertahankan dari musim lalu.
Mereka adalah Gustavo Almeida, Marko Simic, Ondrej Kudela, Ryo Matsumura, dan Maciej Gacos. Sedangkan Oliver Bias tidak dipertahankan karena habis kontrak.
"Waktu itu ada peraturan delapan pemain asing, semuannya boleh main, karena sekarang delapan pemain asing boleh diadakan tapi hanya 6 yang boleh di lapangan. Jadi kita mungkin akan hanya mempunyai 6 pemain asing," kata Direktur Utama Persija Jakarta Ambono Janurianto dalam konferensi pers di Nirwana Park, Bojongsari, Sabtu (29/6/2024).
"Pemain asing kita cuma kehilangan satu. Di mana satu itu karena kontraknya sudah selesai," jelasnya.
Lebih lanjut, Ambono memberikan kebebasan kepada Pelatih anyar Persija Carlos Pena buat memilih dua pemain asing lagi.
"Kita tidak memilih itu sekarang, tidak menentukan itu sekarang, tapi kita akan memberikan kebebasan kepada tim coaching yang baru ini yang nanti akan memilih siapa yang akan masuk ke dalam jajaran pemain asing kita," sambungnya.
Adapun Liga 1 2024/2025 akan berlangsung pada 9 Agustus mendatang. Persija menunjuk Carlos Pena sebagai pelatih menggantikan Thomas Doll.
Baca Juga: Momen Pelatih Anyar Persija Bikin Jordi Amat Mati Kutu di La Liga Spanyol
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan