Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain di Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang dikenal sebagai grup yang sulit.
Meskipun Indonesia pernah mengalahkan Bahrain beberapa kali, Bahrain tetap menjadi lawan yang spesial dan pernah mencatatkan rekor kekalahan terbesar bagi Skuad Garuda.
Pertemuan dengan Bahrain selalu menjadi momok bagi Indonesia, membawa kenangan buruk yang sulit dilupakan.
Untuk detail lebih lanjut tentang rekor pertemuan antara Indonesia dan Bahrain, silakan simak artikel di bawah ini.
1. Bahrain Lebih Mengerikan Soal Gol
Meskipun sering kalah tipis dalam hasil pertandingan, Indonesia jauh tertinggal dalam produktivitas gol dibandingkan Bahrain.
Menurut data dari World Football, Indonesia hanya mencetak tujuh gol ke gawang Bahrain, sementara Bahrain mencetak 19 gol ke gawang Indonesia.
Rekor kekalahan terbesar Indonesia dari Bahrain terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia Grup 5 2014, di mana Indonesia kalah dengan skor 0-10.
2. Sudah Hampir 2 Dekade Tak Menang
Indonesia terakhir kali mengalahkan Bahrain lebih dari 16 tahun yang lalu, tepatnya pada 10 Juli 2007.
Kemenangan ini terjadi dalam pertemuan di Grup D Piala Asia 2007 di Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan skor 2-1.
Gol-gol untuk Indonesia dicetak oleh Budi Sudarsono pada menit 14 dan Bambang Pamungkas pada menit 64, sedangkan Bahrain sempat menyamakan kedudukan melalui gol Sayed Jalal pada menit 27.
3. Pertama Bersua Sejak 1980
Pertemuan pertama antara Indonesia dan Bahrain terjadi pada Agustus 1980, di mana Indonesia meraih kemenangan tipis 3-2 dalam laga persahabatan.
Sejak itu, keduanya jarang bertemu, hanya tujuh kali sampai saat ini.
Berita Terkait
-
Piala AFF U-16: Dramatisnya Thailand, Lolos ke Semifinal Hanya Satu Menit Jelang Laga Usai
-
Timnas Jepang Gemetar Jelang Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Katanya Skuad Garuda Ternyata...
-
Ole Romeny Unjuk Gigi di FC Utrecht, Siap Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Timnas Indonesia U-17 Introspeksi Total usai Gagal di AFF, Kurniawan Siapkan Kejutan untuk China
-
Shayne Pattynama Kritik Taktik Persija Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK
-
Jalan ke Jepang Terbuka, SSB Indonesia Bisa Tantang Akademi Elite Dunia
-
Bek Melbourne City Mathew Baker Pimpin Mentalitas Juara Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?