Suara.com - Mengupas asal-usul darah Indonesia yang mengalir di darah Gabriel Han Willhoft-King, pemain Inggris yang tengah dirumorkan akan bergabung dengan Manchester City.
Gabriel Han Willhoft-King tengah menjadi perbincangan setelah namanya disebut oleh juru transfer kenamaan, Fabrizio Romano, akan bergabung Manchester City.
Dalam cuitannya di media sosial X, pemain berusia 18 tahun itu sudah meninggalkan Tottenham Hotspur beberapa minggu lalu.
Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Manchester City yang sepakat merekrutnya dengan kontrak berdurasi dua tahun.
Laporan ini kemudian menjadi sorotan pecinta sepak bola Tanah Air. Hal ini tak lepas dari status Willhoft-King sebagai pemain keturunan.
Sekadar informasi, Willhoft-King menjadi salah satu nama yang sempat diproyeksikan membela Timnas Indonesia U-17 dan U-20 beberapa waktu lalu.
Saat itu, Willhoft-King disebut-sebut mendapat panggilan membela Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023. Tapi, ia batal bergabung karena tak memiliki paspor.
Kemudian, Willhoft-King juga sempat dipanggil untuk membela Timnas Indonesia U-20. Sayangnya, ia menolak karena harus menjalani naturalisasi terlebih dahulu.
Terlepas dari rumor dirinya bergabung Manchester City, menarik untuk mengupas asal-usul darah Indonesia di tubuh Willhoft-King.
Baca Juga: Utak Atik Lini Tengah Timnas Indonesia untuk Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kira-kira, dari mana darah Indonesia yang mengalir di tubuh Gabriel Han Willhoft-King? Apakah ada kesempatan baginya membela Merah Putih di masa mendatang?
Darah Keturunan dari Sang Ayah
Dikutip dari cuitan @IndoSpurs di media sosial X, Gabriel Han Willhoft-King memiliki darah Indonesia dari sang ayah.
Disebutkan bahwa sang ayah merupakan orang Jakarta dan keluarga dari sang ayah saat ini banyak yang ada di Indonesia, tepatnya di Yogyakarta.
Di samping memiliki darah Indonesia, Willhoft-King diketahui juga memiliki darah Amerika Serikat dan China dari sang ibu.
Tag
Berita Terkait
-
Utak Atik Lini Tengah Timnas Indonesia untuk Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Viral Video Hoaks Marselino Ferdinan Umumkan Tak Bela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia, Catut Gelandang MU
-
Link Nonton Clash of Champions, Ajang Adu Kepintaran Mahasiswa Indonesia
-
Kabar Baik! Vietnam Diterjang Badai Cedera Jelang Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024 Sore Ini
-
Vietnam Gemetar dengar Timnas Indonesia Bakal Rombak Starting Lineup di Rebutan Juara 3 Piala AFF U-16 Sore Ini
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia