Suara.com - Semen Padang merekrut Charlie Scott sebagai 1 dari 7 pemain asing yang dipakai jasanya untuk arungi Liga 1 Indonesia. Berapa harga Charlie Scott yang harus dibayar Semen Padang?
Dalam laman transfermarket, harga pasaran Charlie Scott terkini Rp 7,82 miliar pertahun. Sementara update di tahun 2024 ini, harganya Rp 6,95 miliar.
Sebelum ke Semen Padang, Charlie Scott bermain di klub Kitchee dengan status bebas transfer.
Sayangnya, Win Bernadino tidak mau mengungkapkan harga Charlie Scott untuk di Semen Padang.
"Off the record lah," kata Win Bernadino saat ditanya Suara.com, Kamis (11/7/2024).
Scott bukan sembarang pemain.
Ia merupakan jebolan akademi Manchester United dan pernah bermain bersama Marcus Rashford dan Dean Henderson di tim U-19.
Karier profesional Scott dimulai di Manchester United.
Namun, ia tak mendapat kesempatan bermain di tim senior.
Scott kemudian hijrah ke Hong Kong dan bermain untuk Kitchee selama tiga musim.
Di usianya yang ke-26, Scott kembali ke Asia Tenggara untuk memperkuat Semen Padang.
Pengalamannya di akademi Manchester United dan Liga Hong Kong diharapkan bisa menjadi modal berharga bagi Kabau Sikek untuk bersaing di Liga 1.
Dikutip dari Transfermarket, Charlie Scott merupakan pemain muda berusia 26 tahun asal Inggris. Dia mempunyai tinggi badan 1,8 meter.
Biasanya Charlie Scott berposisi sebagai bek.
Charlie Scott mulai bermain di akademi MU tahun 2024 hingga masuk skuad MU U-23.
Lama menimba ilmu di akademi MU hingga 2018, Charlie Scott pun hindrah ke Hamilton Akademi.
Sebelum ke Semen Padang, Charlie Scott lebih dulu Kitchee lalu dengan status bebas transfer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung