- Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital di Indonesia mencapai 5,15 miliar pada April 2026.
- Masyarakat diimbau mengelola aplikasi secara bijak, mengisi saldo secukupnya, dan rutin mencatat pengeluaran harian.
- OJK, Komdigi, serta industri perbankan pada Juli 2026 menegaskan pentingnya pengamanan akun dari segala modus penipuan.
Suara.com - Kemudahan membayar lewat ponsel bisa membuat uang lebih cepat habis. Kenali platform keuangan digital, atur saldo, dan manfaatkan teknologi untuk mengelola keuangan secara lebih cerdas.
Membayar makanan, membeli tiket, berbelanja kebutuhan rumah tangga, hingga mengirim uang kepada sanak famili semakin mudah dan bisa dilakukan hanya melalui ponsel. Tak perlu selalu membawa uang tunai atau antre di ATM. Berbagai aplikasi keuangan digital membuat transaksi semakin praktis dan cepat.
Perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi ini juga terlihat dari perkembangan sistem pembayaran di Indonesia. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran menggunakan platform digital mencapai 5,15 miliar transaksi pada April 2026, tumbuh 42,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Transaksi QRIS bahkan tumbuh 108,43 persen secara tahunan.
Dengan demikian, keuangan digital di Indonesia saat ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Namun, kemudahan tersebut juga membawa tantangan baru: bagaimana memastikan transaksi tetap aman, pengeluaran tidak berlebihan, dan kondisi keuangan tetap sehat?
Kuncinya bukan sekadar menggunakan aplikasi pembayaran, melainkan memahami cara memanfaatkannya.
Kenali platform keuangan digital dan fungsinya
Sebelum menggunakan layanan keuangan digital, penting untuk memahami bahwa tidak semua aplikasi memiliki fungsi yang sama. Ada aplikasi untuk menyimpan dan membelanjakan uang, ada yang digunakan untuk transfer, membayar tagihan, menabung, hingga mengelola investasi. Berikut beberapa jenis platform yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Mobile banking sebagai pusat pengelolaan rekening
Aplikasi mobile banking memungkinkan pengguna memeriksa saldo rekening, melakukan transfer, membayar tagihan, membeli produk digital, hingga mengatur berbagai transaksi perbankan. Platform ini cocok dijadikan pusat pengelolaan keuangan karena terhubung langsung dengan rekening bank.
Manfaatkan mobile banking untuk: Menerima gaji atau penghasilan, embayar tagihan rutin, seperti listrik, internet, dan kartu kredit, memindahkan uang ke rekening tabunga dan memantau saldo dan riwayat transaksi. Pilih bank yang memiliki layanan digital sesuai kebutuhan, mudah digunakan, dan menyediakan fitur keamanan yang memadai.
Dompet digital praktis untuk transaksi harian
Dompet digital atau e-wallet banyak digunakan untuk pembayaran makanan, transportasi, belanja online, dan berbagai transaksi sehari-hari. Dompet digital dapat membantu transaksi lebih praktis, terutama ketika pengguna ingin memisahkan uang belanja harian dari uang yang disimpan di rekening utama.Namun, tidak perlu mengisi semua dompet digital sekaligus. Pilih satu atau dua layanan yang benar-benar sering digunakan agar saldo lebih mudah dipantau.
QRIS: satu kode untuk berbagai aplikasi pembayaran
QRIS memudahkan transaksi di toko, restoran, pedagang kecil, hingga berbagai tempat usaha. Pengguna cukup memindai kode QRIS menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukungnya, kemudian memeriksa nama penerima dan nominal sebelum mengonfirmasi pembayaran.