Suara.com - Timnas Indonesia U-19 akan memulai perjalanan mereka di Piala AFF U-19 2024 dengan menghadapi Timnas Filipina U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada 17 Juli mendatang.
Pelatih Indra Sjafri bertekad membawa skuad Garuda Nusantara meraih kemenangan dalam pertandingan pembuka ini.
Timnas Indonesia U-19 sudah menjalani training camp (TC) di Surabaya dengan membawa 28 pemain untuk kompetisi ini.
Indra Sjafri nantinya akan memangkas skuad menjadi 23 pemain, sesuai dengan ketentuan turnamen.
Dari 28 pemain yang menjalani TC, empat diantaranya merupakan pemain keturunan. Kehadiran mereka diperkirakan akan krusial bagi kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2024.
Welber Jardim memiliki latar belakang yang menarik, dengan ayah Brasil dan ibu dari Indonesia.
Awalnya bermain sebagai bek kanan atau winger, Jardim kemudian mengalami transformasi posisi yang signifikan.
Indra Sjafri kini lebih memilih memainkan Welber Jardim di posisi gelandang tengah, sebuah peran yang tampaknya disukai oleh Jardim.
Baca Juga: Media Korea Selatan Soroti Target PSSI di Kontrak Baru Shin Tae-yong: Tak Ada Piala Dunia
2. Ji Da Bin
Berbeda dengan banyak pemain keturunan Eropa yang memperkuat Timnas Indonesia di berbagai level, Ji Da Bin memiliki latar belakang Korea Selatan.
Meskipun begitu, Ji lahir dan besar di Indonesia.
Ji Da Bin telah bermain untuk Timnas Indonesia U-16 dan kini mulai memainkan peran penting di Timnas Indonesia dengan usianya yang lebih matang.
3. Jens Raven
Jens Raven adalah striker keturunan Belanda yang baru saja merampungkan program naturalisasi.
Berita Terkait
-
Ramai Naturalisasi Timnas Indonesia, Fans Timnas Pusat Kebakaran Jenggot: Mereka Munafik!
-
Siapa Orangtua Jens Raven, Bomber Anyar Timnas Indonesia yang Bakal Debut di Gelaran Piala AFF U-19
-
Bukan Prioritas, Timnas Indonesia Tetap Turunkan 'Pemain Senior' di Piala AFF 2024
-
Tak Diminati Shin Tae-yong, Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Malah 'Turun Kasta' ke Liga 2
-
Media Korea Selatan Soroti Target PSSI di Kontrak Baru Shin Tae-yong: Tak Ada Piala Dunia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor
-
Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi
-
Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet
-
Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo