Suara.com - Sepak bola Indonesia pernah diwarnai kisah kelam kerusuhan antar suporter di kasta tertinggi liga Indonesia, Liga 1 musim 2005-2006. Saat itu ada kerusuhan antar suporter PSIS Semarang vs Persijap Jepara.
Pertandingan panas antara Persijap Jepara dan PSIS Semarang dalam lanjutan Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2006 di Stadion Kamal Junaidi Jepara, Minggu sore, harus dihentikan di menit ke-70 karena kericuhan antar suporter.
Dikutip dari pemberitaan Antara 12 Maret 2006, kericuhan bermula saat pertandingan memasuki menit ke-70.
Suporter Persijap Jepara yang dikenal dengan sebutan Jetmen dan suporter PSIS Semarang terlibat aksi saling lempar batu dan botol mineral.
Akibatnya, belasan suporter PSIS Semarang mengalami luka dan berdarah di kepala.
Kondisi yang semakin kacau membuat petugas keamanan terpaksa mengambil tindakan.
Mereka mengevakuasi suporter PSIS Semarang keluar dari stadion untuk meredakan situasi.
Wasit Jimmy Napitupulu pun memutuskan untuk menghentikan pertandingan demi keselamatan para pemain dan penonton.
Namun akhirnya pertandingan dilanjutkan kembali di hari yang sama. Hasilnya mereka bermain dengan skor imbang 1-1.
Baca Juga: Spanyol Juara Euro 2024, Ternyata 3 Pemain Negeri Matador Pernah Merumput di BRI Liga 1!
Masih diwartawan Antara, PSIS sempat memimpin terlebih dahulu hasil tendangan penjuru Harry Salisburi pada menit ke 88.
Sedang gol balasan Persijap Jepara dihasilkan lewat kaki Yunior Lima pada menit kle 89.
Pertandingan antara kedua kesebelasan yang sama-sama dari Jawa Tengah itu berlangsung cepat dan keras.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
-
Dean Henderson Bangga Crystal Palace Ukir Sejarah ke Final Liga Conference
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Bomber Persib Andrew Jung Tak Sabar Bantai Persija di Samarinda