Suara.com - Dugaan kasus rasisme kembali mengehbohkan sepak bola. Kali ini, bintang Timnas Korsel Hwang Hee-chan menjadi korban rasis.
Striker berusia 28 tahun itu mengalami perlakuan rasis saat klubnya Wolverhampton Wanderes atau Wolves uji coba melawan Como yang berlangsung di Italia.
"BREAKING: Hwang Hee-chan, pemain Timnas Korea Selatan (28/CF), baru saja mengalami perlakuan rasis saat pertandingan uji coba melawan Como," tulis unggahan akun Instagram @idextratime yang dilansir Suara.com, Selasa (16/7/2024).
"Rekan setimnya di Wolves, Daniel Podence, langsung memukul pemain bertahan Como dan mendapat kartu merah," tambah keterangan akun tersebut.
Sementara diberitakan Mirror, pelatih Wolves Gary O'Neil memaparkan jika Hwang telah melaporkan insiden tersebut kepada wasit dan klub akan mengajukan keluhan resmi ke UEFA.
"Sungguh mengecewakan hal ini terjadi, kami harus membicarakannya dan hal ini berdampak pada permainan, tidak ideal dan hal seperti itu tidak seharusnya terjadi," ujar dia.
Akibat perlakuan rasis itu, O'Neil menyebut jika timnya berniat walk out (WO) alias tak melanjutkan pertandingan melawan klub milik orang Indonesia yang baru saja promosi ke Serie A tersebut.
"Dia akan mendapat dukungan penuh dari kami dan kami akan menjemputnya besok pagi dan memastikan dia baik-baik saja," ujar dia.
Ini bukanlah pertama kalinya Hwang menjadi sasaran pelecehan rasis selama pertandingan pramusim.
Baca Juga: Biodata Kim Pan-gon, Resmi Mundur karena Keinginan Tiru Shin Tae-yong Tak Dituruti Malaysia?
Pada 2022, Hwang menjadi sasaran pelecehan rasis selama pertandingan persahabatan melawan tim Portugal Farense di Estadio Algarve di Algarve, Portugal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?