Suara.com - Timnas Indonesia diminta benar-benar memanfaatkan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia untuk menaikan level. Pertanyaannya, mampuhkan Garuda melampaui mencapaian Thailand dan Vietnam?
"Sekarang tinggal kita menjadikan putaran ketiga ini sebagai tempat untuk menaikkan level atau kualitas permainan [Timnas] Indonesia," kata pengamat sepak bola, Kesit B Handoyo saat berbincang dengan Suara.com, beberapa waktu lalu.
Menurut Kesit, putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan menjadi tolok ukur sebreapa jauh skuad Garuda sudah berkembang.
Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong telah berkembang pesat. Sejak juru taktik Korea Selatan itu ditunjuk pada 2019, Merah Putih mencatatkan berbagai pencapaian penting.
Meski belum berhasil mempersembahkan trofi, Shin Tae-yong memoles Timnas Indonesia menjadi tim yang tangguh dan sulit dikalahkan.
Peringkat Timnas Indonesia pun terdongkrak dari 179 menjadi 133 dalam Ranking FIFA selama periode empat tahun.
Dalam prosesnya, Shin Tae-yong juga membawa Timnas Indonesia meraih mencapaian yang sebelumnya seperti cuma mimpi yakni meloloskan Timnas Indonesia U-20, U-23 dan senior sekaligus ke Piala Asia.
Timnas senior berhasil di bawa Shin Tae-yong melangkah hingga babak 16 besar, sementara Timnas U-23 mampu diantar Shin Tae-yong menjadi semifinalis.
Dalam praktiknya, Timnas Indonesia U-23 mengalahkan tim-tim kuat termasuk Australia dan Korea Selatan. Sayangnya, mereka gagal ke Olimpiade 2024 usai kalah di babak playoff dari Guinea U-23.
Baca Juga: Kapten Timnas Indonesia U-19 Ogah Remehkan Kamboja: Beberapa Pemain Patut Diwaspadai
Melihat skuad U-23 dan senior yang beririsan dan hampir sama, Timnas Indonesia jelas punya modal besar untuk meraih hasil bagus diberbagai event ke depan.
Teranyar, STY berhasil membawa Timnas Indonesia untuk kali pertama dalam sejarah lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pencapaian itu membuat Garuda kini setara dengan Vietnam dan Thailand yang lebih dulu mencetak sejarah lolos ke putaran ketiga pada edisi Piala Dunia 2018 dan 2022.
Nah, di titik inilah Timnas Indonesia berpeluang untuk melampaui pencapaian Vietnam dan Thailand sekaligus membuktikan diri bisa selevel dengan negara-negara Asia.
Vietnam dan Thailand diketahui babak belur saat tampil di putaran ketiga. Keduanya masing-masing finis di posisi buncit klasemen.
Kesit menyebut tantangan Timnas Indonesia di putaran ketiga sangat berat. Mereka akan berhadapan dengan tim-tim yang mayoritas pernah tampil di Piala Dunia.
Berita Terkait
-
Akses Nonton Gratis Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2024, Tak Perlu Langganan Streaming
-
Jens Raven Datang Beri Tekanan, Arkhan Kaka Terbebani Target Cetak Gol?
-
Media Vietnam Keluarkan Ramalan Juara Piala AFF U-19 2024, Tim Ini Disebut Raja Baru, Timnas Indonesia?
-
Jangan Sombong, Head to Head Timnas Indonesia U-19 vs Kamboja Tak Mentereng
-
Blak-blakan! Striker Timnas Indonesia Andalan STY Terus Digoda Gabung Persib Sejak 2022
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Penyerang Timnas Indonesia Dirumorkan Segera Hijrah ke Liga Thailand, Siapa Dia?
-
John Herdman Percaya Diri Tatap Piala Asia 2027, Optimis Berbicara Banyak
-
Bursa Transfer Pelatih Real Madrid: Enzo Maresca atau Jurgen Klopp?
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
Lucas Paqueta Ingin Pulang ke Liga Brasil, Rela Gajinya Dipotong
-
Bertahan Dulu di Crystal Palace, Marc Guehi Bimbang Pilih Arsenal atau Liverpool
-
Duit Miliaran Rupiah Raib, Federasi Sepak Bola Tunisia Batal Tunjuk Patrick Kluivert
-
Blunder Fatal Dominik Szoboszlai Bikin Pelatih Barnsley Murka, Arne Slot Juga Kecewa Berat
-
Kylian Mbappe Jadi Sosok Antagonis, Terang-terangan Berani Lawan Perintah Xabi Alonso
-
Xabi Alonso Dipecat, Real Madrid Panggil Pulang Sosok Penting Era Zidane dan Ancelotti