Sebagai winger Persija Jakarta, ia cepat, tangguh, dan tidak mudah menyerah. Ban kapten di lengannya sangat pantas.
Dony Tri Pamungkas adalah aset berharga bagi masa depan timnas. Menghadapi Kamboja yang memiliki sayap tangguh, keputusan tepat jika Dony tetap masuk line up utama.
Kenapa pemain belakang tidak bisa jadi top skor? Iqbal Gwijangge contohnya.
Bek andalan Indra Sjafri ini sudah mencetak tiga gol di Piala AFF U-19 2024, termasuk gol terakhirnya ke gawang Kamboja lewat tendangan kaki kiri pada menit ke-71 dari sepak pojok Kafiatur Rizky.
Di lini belakang, Iqbal adalah "monster kecil" yang tangguh dan siap menghalau penyerang lawan. Saat terdesak, pemain Barito Putera ini lebih memilih melakukan tebasan ketimbang membiarkan gol terjadi.
Ketangguhan dan ketegasannya pasti membuat penyerang Timor Leste khawatir.
4. Jens Raven
Dalam dua laga sebelumnya, baik melawan Filipina dan Kamboja, si jangkung 189 cm ini tak pernah jadi starter.
Baca Juga: Brace ke Gawang PSM Makassar, Bukti Ramadhan Sananta Masih Layak Dilirik Shin Tae-yong?
Indra Sjafri ternyata masih lebih percaya kepada trisula 3-4-3 yang ia terapkan yakni Riski Afrisal, Arkhan Kaka, dan Arlyansyah.
Kontra Filipina, dimana Jens Raven menyumbang sebiji gol, pemain 18 tahun itu masuk pada menit ke-67.
Kemudian, versus Kamboja, wonderkid FC Dordrecht U-21 diturunkan jelang bergulirnya babak kedua. Ia menggantikan Arkhan Kaka.
Melawan Timor Leste, Jens Raven sebaiknya masuk starting XI.
Kepercayaan tersebut tentunya membuat pemain naturalisasi bisa lebih tertantang, lebih percaya diri, dan lebih mengeksploitasi semua kemampuan terbaiknya.
Jens Raven juga tak harus jadi striker. Ia bisa dimainkan sebagai gelandang serang dan gelandang bertahan atau sebagai winger kiri dan kanan.
Ragam posisi itu kerap ia mainkan di klubnya, FC Dordrecht U-21.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim