Suara.com - Pertandingan Piala Presiden 2024 antara Borneo FC vs PSM di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (25/7/2024) berlangsung sengit di awal babak pertama.
PSM yang targetkan kemenangan di laga ini langsung menekan lini belakang Borneo FC. Sejumlah skema serangan dari sisi sayap dimainkan oleh anak asuh Bernardo Tavares.
Hasilnya cukup memuaskan. Pertandingan baru berjalan 17 menit, PSM unggul 1-0. Gol PSM di babak pertama dicetak oleh Latyr Fall setelah memanfaatkan assist dari Syahrul Lasinari.
Tertinggal satu gol, Borneo FC berupaya bisa menyamakan kedudukan. Bukan gol yang didapat, pemain PSM Dwiky Hardiansyah mendapat kartu kuning di menit ke-26.
Sejumlah usaha anak asuh Pieter Huistra untuk bisa menyamakan keduudkan tak berbuah hasil. Di menit akhir pertandingan, wasit memberikan kartu kuning kepada pemain PSM.
Hingga wasit meniupkan peluit akhir babak pertama, tak ada gol lagi yang tercipta, Borneo masih memimpin 1-0 atas PSM Makassar.
Susunan Pemain Borneo FC vs PSM:
Borneo FC (4-2-3-1)
Angga Saputro; Gavin Kwan Adsit, Ronaldo Rodrigues, Diego Michiels, Rahmad Dandy Sonriza; Muh Dwiky Hardiansyah, Christophe Nduwarugira, Muhammad Narendra Tegar Islami; habibi A Jusuf, M Sihran; Risman Maring.
Pelatih: Pieter Huistra.
Baca Juga: Sebentar Lagi Kick Off! Ini Head to Head Borneo FC vs PSM: Pesut Etam di Atas Angin
PSM Makassar (3-5-2)
Hilmansyah; Syahrul Lasinari, Yuran Fernandes, Aloisio Neto; Victor Luiz, Akbar Tanjung, Latyr Fall, Ananda Raehan, Abdul Rahman; Nermin Haljeta, Tito Okello
Pelatih: Bernardo Tavares.
Berita Terkait
-
Sebentar Lagi Kick Off! Ini Head to Head Borneo FC vs PSM: Pesut Etam di Atas Angin
-
Breaking News! Borneo FC vs PSM, Pieter Huistra: Menang Harga Mati
-
Piala Presiden 2024: Nyaris Terpeleset, Persija Jakarta Comeback Dramatis
-
Prediksi Borneo FC vs PSM Makassar di Piala Presiden 2024: Banyak Kejutan Rotasi Pemain?
-
Prediksi Persib Bandung vs Persis Solo di Piala Presiden 2024: Laga Mati-matian Demi Semifinal
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza