Suara.com - Mantan bintang Timnas Indonesia sering kali kesulitan mendapatkan klub saat performa mereka menurun. Berikut tiga diantaranya.
Meski membela Timnas adalah prestasi besar, tidak semua pemain bisa mempertahankan performa mereka, terutama saat masa keemasan mereka memudar.
Beberapa di antaranya bahkan kini tanpa klub. Berikut adalah beberapa mantan pemain Timnas Indonesia yang belum mendapatkan klub lagi.
1. Osvaldo Haay
Putra Papua, Osvaldo Haay, pernah menjadi andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-23 pada 2020. Namun, tindakan indisipliner membuatnya kehilangan tempat di skuad Garuda.
Osvaldo, pemain berbakat, pernah membela Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta. Sayangnya, cedera berulang membuat performanya menurun.
Sempat bermain untuk Bhayangkara FC musim lalu, kini ia belum mendapatkan klub baru.
2. Gian Zola
Meski kariernya tidak secerah adiknya, Beckham Putra Nugraha, Gian Zola Nasrullah masih layak bermain di Liga 1. Namun, jebolan Diklat Persib ini belum punya klub lagi.
Baca Juga: Reaksi Media Korea Selatan usai Shin Tae-yong Dapat Golden Visa dari Pemerintah Indonesia, Terkejut?
Promosi ke tim utama Persib pada 2016, Zola sempat dianggap sebagai gelandang masa depan, tetapi kariernya tidak cemerlang.
Dia bermain untuk Persela Lamongan (2018, 2021), Arema FC (2022), dan PSIS Semarang (2023).
Setelah dilepas PSIS, ia belum bergabung dengan tim mana pun.
Andik Vermansah, yang pernah disebut sebagai rising star Timnas Indonesia sebelum era Irfan Bachdim dan Evan Dimas, kini belum memiliki klub menjelang musim baru Liga 1 dan Liga 2.
Memulai karier di Persebaya pada 2009, Andik menjadi ikon tim dan berkarier di Liga Malaysia bersama Selangor FA dan Kedah FA (2013-2018).
Ia kembali ke Indonesia pada 2019 untuk Madura United, lalu bergabung dengan Bhayangkara FC (2020) dan Persiraja Banda Aceh (Agustus 2023). Masa depannya di Liga 1 atau Liga 2 masih belum jelas.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat