Suara.com - Mengenal sosok Juan Torres Garrido, pelatih Malaysia U-19 yang akan beradu taktik dengan pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, di semifinal Piala AFF U-19 2024.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-19 dipastikan akan bertemu Malaysia pada semifinal Piala AFF U-19 2024, Sabtu (27/7) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Pertemuan ini terjadi usai Timnas Indonesia U-19 dan Malaysia sama-sama finis di peringkat pertama di grup A dan grup C.
Jelang duel ini, nama Juan Torres Garrido menjadi sorotan. Pasalnya, ia berhasil membawa Harimau Malaya muda tampil perkasa di ajang ini.
Di fase grup Piala AFF U-19 2024 ini, pelatih berusia 44 tahun itu mampu membawa Malaysia U-19 mencetak 17 gol dan kebobolan 1 gol saja dari tiga pertandingan.
Catatan itu mengungguli Timnas Indonesia U-19 yang mencetak 14 gol dan kebobolan 2 gol di grup A, serta Australia yang mencetak 13 gol dan kebobolan 2 gol di grup B.
Dengan catatan yang impresif itu, banyak yang meyakini Juan Torres Garrido bisa membawa Malaysia U-19 mempertahankan gelar Piala AFF U-19.
Lantas, siapakah sosok Juan Torres Garrido tersebut? Bagaimana rekam jejaknya di kancah sepak bola sebelum melatih Malaysia U-19?
Mantan Pencari Bakat Barcelona
Juan Torres Garrido merupakan seorang pelatih berkebangsaan Spanyol. Ia lahir pada 19 Januari 1980 atau saat ini berusia 44 tahun.
Diketahui, kiprahnya di kancah sepak bola bukanlah sebagai pelatih ataupun pemain. Juan Torres justru mengawali kariernya di lapangan hijau sebagai analis pertandingan.
Juan Torres menjadi analis pertandingan bagi klub lokal Catalan, yakni CF Damm U-19. Di klub itu pula, ia juga sempat menjadi pencari bakat pemain muda, asisten pelatih, dan pelatih tim muda.
Kiprahnya di klub lokal Catalan itu membuat Barcelona kemudian meminangnya untuk menjadi pencari bakat (Scouting) pemain muda pada 2016.
Tercatat Juan Torres menjadi pencari bakat pemain muda bagi Barcelona selama empat tahun lamanya, sebelum akhirnya ia merapat ke klub La Liga lainnya, Granada, pada tahun 2021.
Di Granada, Juan Torres sempat menjadi pelatih akademi sekaligus pencari bakat bagi tim yang bermarkas di Los Carmenes tersebut hingga 2022.
Berita Terkait
-
Bersinar di Timnas Indonesia U-19, Jens Raven Malah Terancam Disalip Calon Naturalisasi di FC Dordrecht!
-
3 Pemain Malaysia yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2024
-
Jumpa Malaysia di Semifinal, Waktunya Timnas Indonesia U-19 Tandemkan Duo Penyerang Utama
-
Timnas Indonesia Punya Statistik Aneh di Piala AFF U-19, Bisa Jadi Senjata Lawan Malaysia?
-
Pelatih Malaysia Tuding Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2024 Untungkan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati