Suara.com - Indonesia akan menjadi salah satu penyumbang pemain di Premier League musim 2024/2025. Di antara mereka ada penggawa Timnas Indonesia hingga mantan anak kesayangan Shin Tae-yong.
Dua pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott (Ipswich Town) dan Justin Hubner (Wolverhampton), bermain untuk klub Premier League karena memenuhi syarat sebagai pemain homegrown.
Jika Hubner bermain untuk Wolves atau Baggott mendapat menit bermain di Ipswich dalam laga Premier League, mereka akan menjadi pemain Indonesia pertama di Premier League.
Selain Hubner dan Baggott, ada dua pemain berdarah Indonesia yang juga tergabung di klub Premier League, meskipun bukan WNI.
Siapa saja pemain berdarah Indonesia yang akan mewarnai Premier League 2024/2025?
Massimo Luongo memiliki darah Indonesia dari ibunya, Ira Luongo, yang merupakan putri Sultan Bima dan Dompu, AA Sirajudin.
Lahir dan besar di Australia, Luongo memiliki karier yang cukup baik bersama Timnas Australia dengan 43 caps dan enam gol pada usia 31 tahun.
2. Ian Maatsen
Baca Juga: Jadi Pahlawan Tim, 3 Bintang Timnas Indonesia U-19 Sudah Main Bareng Sejak Usianya di Bawah 10 Tahun
Ian Maatsen tidak memiliki darah Indonesia langsung, tetapi memiliki darah Jawa-Suriname dari leluhurnya. Ia memilih membela Timnas Belanda di berbagai level.
Pada musim 2023/2024, Maatsen bermain untuk Chelsea dan dipinjamkan ke Dortmund.
Pada awal musim 2024/2025, Aston Villa membelinya seharga €44.5 juta.
3. Elkan Baggott
Baggott bermain untuk Timnas Indonesia sebagai WNI, bukan pemain naturalisasi.
Dia telah mencatat 22 caps bersama Timnas, tetapi pada Juni 2024, Shin Tae-yong tidak memanggilnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal