Suara.com - PSSI telah memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda U-23 untuk unjuk gigi di ajang Piala AFF 2024.
Keputusan ini diambil dengan pertimbangan ganda, yakni untuk mempersiapkan timnas menghadapi Piala AFF sekaligus sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025.
Pelatih Shin Tae-yong, yang juga ditunjuk untuk memimpin timnas di SEA Games 2025, akan bertanggung jawab penuh atas pembinaan para pemain muda ini.
"Kemarin sesuai arahan pak Ketua Umum saat rapat, itu beliau menyampaikan sudah disepakati dengan coach Shin Tae-yong. Bahwa yang akan dipakai untuk SEA Games. Untuk Piala AFF 2024 adalah yang akan main di SEA Games. Berarti U-23 dengan pelatih Shin Tae Yong," kata Sumarji saat ditemui di Jakarta, Rabu malam.
Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, menegaskan bahwa keputusan ini sudah final dan telah disepakati bersama dengan Shin Tae-yong.
Fokus utama saat ini adalah membangun tim yang kuat dengan tulang punggung pemain-pemain muda berbakat.
Meskipun demikian, PSSI menyadari bahwa pemanggilan pemain untuk Piala AFF 2024 akan sangat bergantung pada izin dari klub masing-masing.
Mengingat Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, klub-klub memiliki hak untuk menolak melepas pemainnya.
Untuk mengatasi kendala ini, PSSI akan berupaya meyakinkan klub-klub agar mau melepas pemain mudanya.
Baca Juga: Laga Timnas Indonesia vs Australia Kemungkinan Digelar di GBK, Ini Penjelasan PSSI
Salah satu argumen yang akan diajukan adalah pentingnya memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk mengembangkan diri di level internasional.
Piala AFF 2024 sendiri akan dimulai pada tanggal 23 November mendatang, dengan pertandingan pertama Indonesia melawan Myanmar di Yangon.
Ini akan menjadi ajang yang sangat penting bagi para pemain muda untuk menguji kemampuan mereka dan menunjukkan potensi mereka di kancah regional.
Dengan memberikan kesempatan kepada pemain muda, PSSI berharap dapat membangun fondasi yang kuat untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan