Suara.com - Musim kompetisi Liga Thailand semakin menarik dengan kehadiran sejumlah pemain berbakat asal Indonesia. Setidaknya ada tiga nama besar yang telah dipastikan akan bersaing di kasta tertinggi sepak bola Negeri Gajah Putih.
Marselino Ferdinan, talenta muda Indonesia yang sempat menimba ilmu di Belgia, menjadi sorotan utama.
Setelah kontraknya bersama KMSK Deinze berakhir, rumor kepindahannya ke Liga Thailand semakin santer terdengar.
Muangthong United sempat dikaitkan dengan pemain berlabel Timnas Indonesia ini.
Namun, klub tersebut justru lebih dulu mengamankan tanda tangan Ronaldo Kwateh.
Ronaldo Kwateh, mantan pemain Madura United, resmi bergabung dengan Muangthong United.
Meski belum ada pengumuman resmi dari klub, namun kabar tersebut sudah beredar luas di media.
Pemain berusia 19 tahun ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi tim barunya.
Selain Ronaldo Kwateh, ada dua pemain Indonesia lainnya yang lebih dulu berkarier di Liga Thailand.
Baca Juga: Pembelaan Anak Asuh Indra Sjafri usai Dituding Mangkir dari Latihan Persebaya
Asnawi Mangkualam, kapten Timnas Indonesia, telah menjadi bagian dari Port FC sejak musim lalu.
Sementara itu, Yanto Basna, bek berpengalaman, telah malang melintang di berbagai klub Thailand, termasuk PT Prachuap.
Kehadiran para pemain Indonesia ini tentunya akan semakin mempererat hubungan sepak bola antara Indonesia dan Thailand.
Selain itu, hal ini juga menjadi bukti bahwa Liga Thailand semakin diminati oleh pemain-pemain berkualitas dari berbagai negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol