Suara.com - Dunia sepak bola seringkali menyaksikan kemunculan bintang-bintang muda yang menjanjikan. Namun, popularitas dan pujian yang menyertai mereka juga dapat menjadi pisau bermata dua. Hal ini dialami oleh banyak pemain muda berbakat, termasuk Nathan Tjoe-A-On, salah satu pilar Timnas Indonesia.
Tekanan untuk terus tampil konsisten dan ekspektasi tinggi dari publik dapat membuat pemain muda terbebani.
Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa berdampak negatif pada performa mereka di lapangan.
Diwawancara FIFA, Nathan menyadari betul akan tantangan ini. Ia menegaskan pentingnya menjaga fokus dan tidak terpengaruh oleh hiruk pikuk media sosial.
Menurutnya, Salah satu kunci keberhasilan Nathan dan rekan-rekannya adalah soliditas tim.
Komunikasi yang baik dan saling mendukung di antara para pemain menjadi fondasi yang kuat bagi kesuksesan mereka.
"Ketika Anda tampil bagus bersama Timnas, orang-orang memunculkan ekspektasi, tapi kami harus tetap fokus, tidak boleh terpengaruh dengan apa yang ada di media dan sebagainya," kata Nathan.
"Saya pikir itulah cara kami mengelola situasi ini dan itulah mengapa kami bisa tampil sebaik mungkin sebagai sebuah tim dan sebagai pemain," lanjutnya.
Mimpi untuk membawa Indonesia tampil di Piala Dunia menjadi motivasi terbesar bagi Nathan.
Baca Juga: Media Vietnam Komentari Mundurnya Jadwal AFF Cup: Untungkan Indonesia
Namun, ia menyadari bahwa perjalanan menuju prestasi tersebut tidaklah mudah. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan