Suara.com - Mimpi Indonesia memiliki wakil di Premier League kembali sirna. Elkan Baggott dan Justin Hubner, dua talenta muda Tanah Air yang sempat mencuri perhatian, kini harus rela bermain di kasta yang lebih rendah.
Awal musim ini, harapan tinggi mengiringi langkah Baggott di Ipswich Town dan Hubner di Wolverhampton Wanderers.
Keduanya bahkan sempat diproyeksikan untuk menembus skuad utama dan merasakan atmosfer Premier League. Namun, nasib berkata lain.
Baggott, yang awalnya menjadi pilihan utama, harus rela tergusur dari tim utama Ipswich Town.
"Perasaan senang untuk akhirnya bergabung di sini," kata Elkan Baggott dari laman resmi klub.
Pelatih Kieran McKenna lebih memilih opsi lain, sehingga Baggott dipinjamkan ke Blackpool FC yang berkompetisi di League One.
Meskipun Blackpool memiliki sejarah berkiprah di Premier League, namun kompetisi di kasta ketiga tentu saja berbeda tantangannya.
Sementara itu, Justin Hubner kembali melanjutkan petualangannya di luar Inggris.
Setelah dipinjamkan ke Cerezo Osaka, kali ini bek muda berdarah Indonesia itu bergabung dengan IFK Norrkoping di Swedia.
"Bek Justin Hubner dan striker Tyler Roberts tiba dari Wolverhampton dan akan berlatih bersama IFK Norrkoping," tulis IFK Norrkoping.
Keputusan ini diambil oleh Wolverhampton Wanderers untuk memberikan Hubner kesempatan bermain reguler.
Nasib berbeda dialami oleh Nathan Tjoe-A-On yang tetap bertahan di Swansea City.
Pemain muda berbakat ini akan berlaga di Championship, kasta kedua Liga Inggris.
Ketiga pemain ini diharapkan dapat terus mengasah kemampuan dan meraih prestasi terbaik bersama klub masing-masing.
Tentu saja, harapan besar juga tertuju pada mereka untuk dapat kembali memperkuat Timnas Indonesia dan memberikan kontribusi positif.
Berita Terkait
-
Pemain Seangkatan Justin Hubner Ini Pernah Ditolak STY Masuk Timnas Indonesia, Kini Terdampar ke Kasta 4 Liga Belanda
-
Shin Tae-yong Makin Pusing! Pemain Abroad Rp 86,91 Miliar Cedera Jelang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Shin Tae-yong Justru Berpotensi Coret Jordi Amat
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026