Suara.com - Pelatih Indra Sjafri menjelaskan bahwa Timnas Indonesia U-20 akan memainkan laga uji coba menghadapi tim K League 4 saat menjalani training camp (TC) di Korea Selatan.
Timnas Indonesia akan menjalani training camp (TC) di Korea Selatan pada 19 Agustus hingga 2 September 2024.
Dalam periode itu, Garuda Nusantara dijadwalkan bakal memainkan serangkaian pertandingan uji coba termasuk melawan Argentina U-20, Thailand U-20 dan Korea Selatan U-20.
Sebelum tampil di turnamen eksibisi Seoul Earth On Us Cup 2024 pada 28 Agustus hingga 1 September 2024, Arkhan Kaka dan kawan-kawan bakal menghadapi tim dari K League 4.
"Kami juga ada uji coba dengan tim Liga 4 [Korea Selatan] yang senior pada tanggal 24 [Agustus]," kata Indra Sjafri kepada awak media di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (17/8/2024).
Mengenal K League 4
Menyitat laman kleagueunited, K League 4 merupakan divisi keempat dalam sistem liga sepak bola Korea Selatan. Liga ini menjadi gerbang bagi para pemain muda, amatir, dan tim cadangan dari klub-klub K League yang lebih tinggi untuk berkompetisi secara profesional.
Meskipun berada di level terbawah dalam sistem liga profesional Korea Selatan, K League 4 memiliki peran penting dalam pengembangan sepak bola di negara tersebut.
K League 4 didirikan pada tahun 2021 sebagai penerus dari K3 League Basic.
Baca Juga: Bukan Benci atau Marah, Ini Alasan Shin Tae-yong Kembali Tepikan Elkan Baggott
Tujuan utama dari pembentukan liga ini adalah untuk memperluas basis pemain dan klub yang berkompetisi di level profesional, serta memberikan lebih banyak kesempatan bagi para pemain muda untuk mengembangkan bakat mereka.
K League 4 bergulir menggunakan format kompetisi penuh, di mana setiap tim bertanding melawan semua tim lainnya dalam satu musim.
Sistem promosi dan degradasi antara K3 League dan K4 League juga diterapkan, memberikan tekanan bagi tim-tim untuk berjuang meraih posisi terbaik.
Peserta K League 4 terdiri dari berbagai macam tim, mulai dari tim-tim kecil yang berambisi untuk naik ke level yang lebih tinggi, hingga tim cadangan dari klub-klub K League 1 dan K League 2.
Kehadiran tim-tim cadangan ini memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bermain di level profesional.
K League 4 memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan sepak bola Korea Selatan. Liga ini berfungsi sebagai:
Sarana pembibitan pemain: K League 4 menjadi tempat bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan dan mendapatkan pengalaman bermain di level profesional.
Peningkatan kualitas kompetisi: Dengan adanya kompetisi yang lebih ketat, kualitas permainan para pemain akan semakin meningkat.
Ekspansi basis penggemar: K League 4 diharapkan dapat menarik lebih banyak penggemar sepak bola dan memperluas basis penggemar sepak bola di Korea Selatan.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Singgung Calon Klub Marselino Ferdinan, Beberkan Kelakuan Erick Thohir di Depan Orang Korea
-
Statistik Mohammed Al-Owais yang Pernah Permalukan Lionel Messi, Timnas Indonesia Jadi Korban Selanjutnya?
-
Shin Tae-yong Dengar Nih! Ole Romeny Bocorkan Posisi Terbaiknya untuk Cetak Gol
-
Meski Tampil Apik di Klub, Shin Tae-yong Keras Kepala Ogah Panggil 2 Pemain Ini
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik
-
Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi BFI London Film Festival 2026
-
Hari Kelima Gempa NTT, 5 Pesawat TNI AU Bawa 65 Ton Logistik
-
Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
-
Gempa NTT Ganggu 91 BTS, XLSMART Percepat Pemulihan hingga Tersisa 5 BTS
-
Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang, Lengkap dengan Contoh Soal
-
PK Bapas Luwuk Ikuti Sidang TPP di Rutan Poso, Bahas Pembinaan 19 WBP
-
Udara Pelalawan Tak Sehat, Berbahaya untuk Penderita Asma dan Sakit Jantung
-
Apakah Lampu Ruangan dan Layar Laptop Bisa Memicu Flek Hitam?
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi