Suara.com - Persaingan penjaga gawang di Timnas Indonesia semakin ketat setelah bergabungnya pemain keturunan Maarten Paes. Kehadirannya diprediksi bakal menggoyang posisi Ernando Ari.
Maarten Paes telah menjadi warga negara Indonesia (WNI) lewat proses naturalisasi pada 30 April lalu. Meski demikian, sang pemain belum menjalani debut.
Paes tak bisa langsung membela Timnas Indonesia setelah terganjal aturan FIFA perihal proses perpindahan federasi dari KNVB (Belanda) ke PSSI.
Namun, setelah PSSI mengajukan banding, Ketua Umum Erick Thohir mengonfirmasi bahwa FIFA memberi lampu hijau bagi Paes untuk mengubah federasi.
Kepastian itu membuat kiper FC Dallas itu memenuhi syarat untuk segera membela Timnas Indonesia dan berpeluang tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Meski demikian, Paes dipastikan absen saat Garuda bertandang ke markas Arab Saudi di Jeddah pada 5 September 2024.
Dalam laga pertama Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu, PSSI tidak mendaftarkan nama Maarten Paes.
Pasalnya, pendaftaran nama pemain ke AFC sudah ditutup sejak 5 Agustus lalu, sementara perubahan asosiasi Paes baru disetujui FIFA pada Minggu (18/8/2024).
Peta Persaingan Kiper Timnas Indonesia
Baca Juga: 3 Pengganti Pratama Arhan Jika Dicoret Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia
Menurut pengamat sepak bola Indonesia, Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan, kehadiran Maarten Paes menambah ketat persaingan penjaga gawang Timnas Indonesia.
Pasalnya, selain Ernando Ari, Timnas Indonesia sejatinya memiliki banyak kiper berbakat lain dalam diri Adi Satriyo hingga Nadeo Argawinata.
Kehadiran Paes diprediksi bakal mengubah peta persaingan. Kiper berdarah Belanda akan jadi andalan, sementara Ernando Ari turun kasta menjadi pelapis.
“Ernando akan berada di posisi kedua setelah Paes. Jika Nadeo tampil luar biasa, bukan tidak mungkin dia yang masuk,” kata Bung Ropan dikutip Suara.com dari kanal YouTube Sportify, Rabu (21/8/2024).
Maarten Paes jelas diunggulkan jadi kiper utama Garuda merujuk mengalamannya di level Eropa dan MLS.
Paes adalah pemain andalan FC Dallas di MLS 2024. Selain ahli dalam melakukan penyelamatan, dia juga punya atribut kiper modern yang nyaman mengendalikan bola menggunakan kakinya.
Kehadiran Maarten Paes kemungkinan akan menggeser Ernando Ari dari posisi kiper utama Timnas Indonesia, menjadikannya kiper cadangan.
Posisi kiper ketiga kemungkinan akan diisi Muhammad Adi Satryo, yang selama ini menjadi deputi Ari dan tampil baik saat menggantikan Ari yang cedera atau terkena akumulasi kartu.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah
-
Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?
-
Lei Jun Kepergok Bawa HP Lipat Misterius, Xiaomi MIX Ultra Diduga Segera Hadir
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT
-
Kos di Tebet Terbakar Dini Hari: 4 Orang Tewas, Pemicu Korsleting Mesin Fotokopi
-
Polisi Selidiki Bentrokan Berdarah Kelompok Perguruan Silat di Rejotangan Tulungagung