Suara.com - Salah satu pemain keturunan Indonesia dari Malang, Jawa Timur punya kisah getir sebelum akhirnya menjadi kiper terbaik di sepak bola Kanada. Dia adalah Marko Favian Ilich.
Dilansir dari akun Instagram @indobloodtalent, Marko Favian sempat bermain di Kanada dan kini tengah berkiprah di Serbia.
Menariknya, Marko Favian Ilich bukan meniti karier sebagai pemain sepak bola sejak kecil.
Justru sempat menjadi sales di perusahaan alat olahraga.
Simak cerita lengkap perjalanan hidup Marko Favian Ilich di sini.
Marko Favian Ilich merupakan kiper keturunan Malang-Kanada yang sempat tinggal di Yogyakarta dan kini berkarier di Liga Serbia.
Jika cocok dengan Timnas Indonesia, dia bisa jadi pelapis Maarten Paes di timnas Senior.
Dikutip dari LInkedin, Di Kanada, Marko Favian sempat menjadi pelatih kiper di Calgary Foothills Soccer Club dan menjadi kiper bagi Victoria Highlanders FC dan Harbourside FC serta terhitung sejak 2019 hingga 2023.
Per Februari 2024 lalu, Marko Favian mengambil langkah berani dengan bermain di kampung halaman sang ayah, Serbia.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Dibekuk India di Uji Coba Kedua, Ini Komentar Nova Arianto
Di Serbia, kiper berpostur 182 cm ini sempat bermain bagi tim kasta ketiga, FK 1. Maj Ruma. Ia bermain bagi tim tersebut selama enam bulan aja.
Pasca FK 1. Maj Ruma terdegradasi, Marko Favian memilih bergabung FK Jedinstvo Stara Pazova yang merupakan rival timnya musim lalu.
Jika melihat laman Linkedin-nya, Marko Favian tak hanya disibukkan dengan sepak bola semata. Ia juga sempat bekerja di sektor formal.
Tercatat, Marko Favian sempat menjadi Manajer Marketing dan Komunikasi di klub Kanada, yakni Calgary West Soccer Club pada 2022 lalu.
Kemudian, ia sempat menjadi Account Coordinator di sebuah perusahaan di Kanada dan juga menjadi Manajer Sales, Desain, dan Sosial Media di perusahaan alat olahraga bernama Macron.
Kini di tengah kesibukannya sebagai kiper di Serbia, Marko Favian diketahui juga bekerja sebagai staf marketing di sebuah organisasi nirlaba di Victoria, Kanada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026