Suara.com - Seiring dikaitkannya Thom Haye dengan Dinamo Zagreb, pelatih raksasa Liga Kroasia itu ternyata punya pengalaman buruk dengan pemain Timnas Indonesia.
Rumor Dinamo Zagreb merekrut Thom Haye ini muncul pada Selasa (27/8/2024) lewat pemberitaan salah satu media lokal Kroasia.
Media Kroasia, hrsport.hr menyebut Dinamo Zagreb berpeluang besar mendapatkan pemain top Liga Belanda secara gratis.
Pemain yang dimaksud adalah gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, yang saat ini memang berstatus bebas transfer.
Meski begitu, Sergej Jakirovic selaku pelatih kepala Dinamo Zagreb punya pengalaman tak mengenakan dengan pemain Indonesia.
Khususnya dalam hal ini pemain muda Timnas Indonesia yang menimba ilmu di salah satu klub Liga Kroasia yang pernah ia tukangi.
Kembali ke tahun 2022, saat itu dua pemain muda Indonesia jebolan Garuda Select mengadu nasib di Kroasia dengan bergabung HNK Rijeka.
Pengumuman kedua pemain tersebut cukup mengejutkan lewat media sosial resmi klub, sayangnya nasib tidak sejalan dengan itu.
Kedua pemain tersebut dipinjamkan HNK Rijeka yang saat itu ditukangi Sergej Jakirovic ke NK Promorac 1921 selama satu musim.
Baca Juga: Pesan Emosional Indra Sjafri dan Kenangan Manis Bersama Zulfiandi yang Takkan Pernah Terlupa
Malang bagi Brylian Aldama dan David Maulana, usai diperkenalkan belum juga mencicipi lapangan latihan langsung dipinjamkan ke klub kasta ketiga Liga Kroasia.
Brylian Aldama kontraknya tak dilanjutkan setelah mengalami cedera, ia pun dikembalikan ke HNK Rijeka dan tak sampai di situ.
HNK Rijeka pun di bawah kepemimpinan Sergej Jakirovic akhirnya melepas Brylian Aldama, hingga akhirnya kembali ke Tanah Air.
Sementara David Maulana mendapat kesempatan bermain di NK Promorac, kariernya pun kembali ke Tanah Air dan sempat menjalani TC untuk SEA Games 2023.
Menarik dinantikan jika benar Thom Haye direkrut Dinamo Zagreb, akankah ia bernasib sama dengan pemain Indonesia lainnya?
Atau The Professor mampu membuktikan kualitasnya sebagai pemain jempolan dan memiliki pamor luar biasa di Liga Belanda.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Pesan Emosional Indra Sjafri dan Kenangan Manis Bersama Zulfiandi yang Takkan Pernah Terlupa
-
Fakta Mengejutkan Kiper Argentina U-20 yang Dipermalukan Kadel Arel dan Maouri Ananda
-
Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Kalahkan Argentina, Langsung Meroket?
-
Tak Sekadar Unggul, Statistik Mengerikan Juga Iringi Kemenangan Timnas U-19 atas Argentina
-
Seoul Earth On Us 2024: Kalahkan Argentina, Timnas Indonesia Beri Kejutan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik