Suara.com - Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tengah menjadi sorotan dunia sepak bola. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memberikan pujian setinggi langit kepada pelatih asal Korea Selatan ini menjelang pertandingan krusial melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Bahkan memberikan julukan khusus yang mengerikan ke STY.
Posisi Timnas Indonesia di peringkat 133 dunia memang menjadi tantangan tersendiri di Grup C yang dihuni oleh negara-negara kuat seperti Jepang dan Australia.
Namun, sepak bola selalu penuh kejutan dan Timnas Garuda siap memberikan kejutan.
Perjalanan panjang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dimulai dengan dua laga berat pada bulan September ini.
Laga perdana akan digelar di kandang Arab Saudi, diikuti pertandingan kandang melawan Australia.
Shin Tae-yong telah memanggil 26 pemain terbaiknya untuk berlaga di ajang bergengsi ini.
Kombinasi pemain lokal dan pemain yang berkarier di luar negeri diharapkan dapat memberikan kekuatan yang seimbang bagi skuad Garuda.
Dalam wawancara eksklusif dengan FIFA, Shin Tae-yong mengungkapkan bagaimana ia berhasil mengubah mentalitas pemain Indonesia dan membawa timnas ke level yang lebih tinggi.
FIFA pun tak ragu memberikan julukan "Sang Pembuat Sejarah" kepada Shin Tae-yong.
Prestasi yang diraih Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir di bawah kepemimpinannya menjadi bukti nyata atas kemampuan dan dedikasi pelatih berusia 53 tahun ini.
"Shin Taeyong dijuluki 'Sang Pembuat Sejarah' setelah empat tahun menjadi pelatih tim nasional Indonesia," tulis FIFA.
Salah satu pencapaian terbesar Shin Tae-yong adalah berhasil membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Prestasi ini merupakan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.
Dalam jangka panjang, Shin Tae-yong memiliki target ambisius untuk membawa Timnas Indonesia masuk ke dalam 100 besar peringkat FIFA. Namun, target terdekatnya adalah lolos ke babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Gelar ini tidak diberikan begitu saja – dan merangkum dampak signifikan yang diberikan kehadirannya terhadap perkembangan sepak bola di tanah air. Kemajuan Indonesia tercermin jelas dalam Peringkat Dunia FIFA/Coca-Cola," tulis FIFA lagi.
"Di bawah Shin, mereka telah naik 42 peringkat. Ketika ia pertama kali mengambil peran sebagai pelatih pada September 2021, mereka berada di peringkat 175 – pada Juli 2024, mereka telah naik ke peringkat 133."
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung