Suara.com - Membandingkan dua pemain keturunan yang kabarnya akan dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia, yakni Mees Hilgers dan Eliano Reijnders.
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders ramai diperbincangkan sebagai dua pemain keturunan yang bakal dinaturalisasi dalam waktu dekat.
Kabar ini beredar luas setelah Shin Tae-yong memastikan akan ada dua pemain keturunan yang akan dinaturalisasi pada September ini.
"Kemungkinan menurut saya, ini kemungkinan dua pemain naturalisasi sebagai tambahan," ucap Shin Tae-yong.
Ucapan Shin Tae-yong itu kemudian mengarah ke sosok Mees Hilgers dan Eliano Reijnders yang memang dikabarkan berminat untuk dinaturalisasi.
Apalagi kabar terbaru menyebutkan bahwa Mees Hilgers sudah tiba di Indonesia dan akan menyaksikan langsung duel skuad Garuda vs Australia, Selasa (10/9).
Sedangkan Eliano Reijnders kedapatan mengikuti Fardy Bachdim, sosok yang kerap menjadi jembatan pemain keturunan di Eropa dengan PSSI.
Terlepas dari kabar tersebut, menarik untuk membandingkan sosok Mees Hilgers dan Eliano Reijnders dari karier hingga kiprahnya.
Kira-kira, siapa yang lebih unggul? Dan apa keuntungan yang akan dirasakan Timnas Indonesia dari naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders?
Baca Juga: Gemilang Lawan Arab, Maarten Paes Siap Turun Lagi Saat Jumpa Australia?
Statistik Mees Hilgers dan Eliano Reijnders
Secara posisi, baik Mees Hilgers dan Eliano Reijnders punya perbedaan dari posisi bermain, yakni bek tengah dan gelandang serang atau winger.
Meski begitu, keduanya sama-sama berkarier di Eredivisie atau Liga Belanda. Mees Hilgers tercatat bermain di FC Twente, sedangkan Eliano Reijnders bersama PEC Zwolle.
Berbicara soal statistik, Mees Hilgers dikenal sebagai bek muda berpengalaman.
Ia telah bermain di tim utama FC Twente sejak usia 20 tahun.
Secara keseluruhan, pemain berusia 23 tahun ini telah mengoleksi 170 penampilan di level junior dan senior dengan sumbangan 7 gol dan 1 assist.
Di sisi lain, Eliano Reijnders yang setahun lebih tua dari Mees Hilgers punya kiprah yang sama. Ia telah menjadi andalan PEC Zwolle sejak usia 19 tahun.
Hanya saja, adik Tijjani Reijnders ini tak melulu bermain di PEC Zwolle dan pernah dipinjamkan ke Jong Utrecht selama satu musim.
Secara keseluruhan, ia telah mengoleksi 184 penampilan di level junior dan senior dengan mencetak 12 gol dan 11 assist.
Keuntungan bagi Timnas Indonesia
Jika benar keduanya menjadi pemain yang akan dinaturalisasi, baik Mees Hilgers dan Eliano Reijnders akan memberi keuntungan bagi Timnas Indonesia.
Keuntungan yang akan didapat dari Mees Hilgers adalah pengalamannya di usia muda. Di usia 23 tahun, ia pernah tampil di Kualifikasi Liga Champions dan UEFA Conference League.
Selain itu, Mees Hilgers punya jam terbang mumpuni yang akan berguna bagi lini belakang Timnas Indonesia untuk bertarung di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tak cukup itu saja, Mees Hilgers bisa menjadi penerus Jordi Amat yang mulai menua dan rentan cedera. Sehingga, ia bisa menjadi opsi jangka panjang di lini belakang.
Lantas bagaimana dengan Eliano Reijnders? Ia juga memiliki keuntungan tersendiri bagi lini tengah dan lini serang Timnas Indonesia.
Eliano Reijnders dikenal sebagai pemain Versatile yang bisa bermain sebagai gelandang serang, winger kanan dan kiri, ataupun bahkan sebagai penyerang.
Tak hanya bisa bermain di lini serang, Eliano Reijnders juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan ataupun Fullback kanan dan Fullback kiri.
Catatannya sebagai pemain di lini depan memang tak cukup apik. Akan tetapi versatilitasnya bisa menambah opsi bagi Shin Tae-yong.
Eliano Reijnders bisa menjadi pengganti Marselino Ferdinan dan Witan Sulaeman sebagai winger dalam formasi 3-4-3 yang diusung Shin Tae-yong.
Bahkan, Eliano Reijnders bisa menjadi pelapis Thom Haye maupun Ivar Jenner jika keduanya berhalangan untuk tampil.
Ataupun jika Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen absen, Eliano Reijnders bisa menggantikan tugas keduanya entah sebagai penyerang tengah ataupun winger kiri.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Dewa United Angin-anginan, Jan Olde Riekerink Bakal Dipecat?
-
Bek Persib Bandung Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Play-off Piala Dunia 2026
-
Misi Raih Tiket Piala Dunia 2026: Bek Andalan Persib Jadi Tumpuan Irak di Laga Penentuan
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Bikin Luka untuk Borneo FC, Adam Alis Minta Maaf